Fan Kurkurat di Ohoi Kolser Meriahkan Festival Pesona Meti Kei 2026, Tradisi Leluhur Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
LANGGUR, Kabarsulselindonesia.web.id – Tradisi budaya masyarakat Kepulauan Kei kembali mendapat ruang untuk diperkenalkan kepada publik melalui kegiatan **Fan Kurkurat (panah ikan kurkurat)** yang berlangsung di Pantai Ohoi Kolser, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian **Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2026**. Pelaksanaannya dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, Rasyid, yang hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara.
Fan Kurkurat bukan sekadar kegiatan memanah ikan, tetapi juga menjadi salah satu tradisi lokal yang memiliki nilai budaya dan mencerminkan kedekatan masyarakat dengan alam serta warisan leluhur. Tradisi ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menjaga identitas budaya sekaligus memperkenalkan keunikan Kepulauan Kei kepada wisatawan.
Pemilihan Ohoi Kolser sebagai lokasi kegiatan turut menegaskan pentingnya peran masyarakat ohoi dalam menjaga dan mengembangkan potensi budaya daerah. Dengan keterlibatan masyarakat setempat, tradisi Fan Kurkurat diharapkan dapat terus diwariskan kepada generasi muda agar tidak kehilangan makna di tengah perkembangan zaman.
Festival Pesona Meti Kei sendiri menjadi salah satu momentum untuk mempromosikan kekayaan alam, budaya, dan tradisi masyarakat Maluku Tenggara. Melalui kegiatan seperti Fan Kurkurat, potensi wisata berbasis budaya diharapkan semakin dikenal luas dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Penyelenggaraan kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya bertumpu pada keindahan alam, tetapi membutuhkan pelestarian tradisi, partisipasi masyarakat, serta dukungan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.
Dengan berlangsungnya Fan Kurkurat dalam rangkaian Festival Pesona Meti Kei 2026, Ohoi Kolser kembali mendapat kesempatan untuk memperkenalkan kekhasan tradisinya sekaligus memperkuat citra Maluku Tenggara sebagai daerah yang kaya akan budaya dan potensi wisata.
Editor: Bruce Elang




























Komentar via Facebook