Nana Wulandari: Anggaran Bisa Dipangkas, Semangat PKK Jangan Sampai Padam

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 08 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Nana Wulandari: Anggaran Bisa Dipangkas, Semangat PKK Jangan Sampai Padam

Nana Wulandari: Anggaran Bisa Dipangkas, Semangat PKK Jangan Sampai Padam

Langgur Kabarsulselindonesia.web.id  – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada berbagai program pemerintah, Pelaksana Tugas Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maluku Tenggara, Nana Wulandari, melontarkan pesan tegas kepada seluruh kader PKK: keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengendurkan pengabdian kepada masyarakat.

Pesan itu disampaikan saat melantik Pengurus Tim Penggerak PKK Kecamatan Kei Besar Utara Barat. Dalam suasana penuh semangat, Nana mengingatkan bahwa PKK lahir dan tumbuh dari semangat gotong royong, bukan karena imbalan materi.08/06/2026

"Di PKK ini tidak ada gaji, ibu-ibu. Kita semua adalah sukarelawan. Efisiensi itu di anggaran saja, tetapi semangat tidak boleh ikut diefisiensikan," tegasnya, yang langsung disambut tepuk tangan para kader.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa peran PKK tetap strategis di tengah tantangan keterbatasan fiskal. Menurut Nana, pelantikan pengurus bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat.

Ia menekankan bahwa pengurus yang baru dilantik harus mampu bergerak cepat, menyusun program kerja yang menyentuh kebutuhan warga, sekaligus menghadirkan inovasi yang selaras dengan Sepuluh Program Pokok PKK.

"Jangan menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk berhenti bergerak. Justru dalam situasi seperti ini, kreativitas, kekompakan, dan kepedulian harus semakin diperlihatkan," ujarnya.

Nana juga mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang dimiliki, tetapi dari seberapa besar dampak yang dirasakan masyarakat.

Karena itu, ia meminta seluruh kader memperkuat kelompok kerja (pokja), membangun kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak, meningkatkan kapasitas diri, serta menjaga ketulusan dalam setiap langkah pengabdian.

"PKK adalah garda terdepan pemberdayaan keluarga. Ketika keluarga kuat, maka masyarakat dan daerah juga akan kuat," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Nana menyampaikan apresiasi kepada pengurus TP PKK Kecamatan Kei Besar Utara Barat periode sebelumnya atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan.

Menutup sambutannya, Nana menyampaikan pantun yang seolah menjadi simbol semangat perjuangan para kader PKK di tengah efisiensi anggaran.

"Burung merpati terbang ke awan,

Hinggap sebentar di pohon kelapa.

Walau sekarang efisiensi anggaran,

PKK Utara Barat tetap menyala."

Pantun tersebut langsung disambut gemuruh yel-yel para kader.

"PKK... Jaya! Jaya! Jaya!"

Seruan itu menggema di ruang pelantikan, menjadi penanda bahwa meski anggaran dipangkas, semangat pengabdian kader PKK Maluku Tenggara tetap menyala dan siap bekerja untuk masyarakat."

Editor : Bruce Elang