Atlet Maluku Bawa Pulang Medali Nasional, Putra Daerah Soroti Minimnya Apresiasi

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 15 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Atlet Maluku Bawa Pulang Medali Nasional, Putra Daerah Soroti Minimnya Apresiasi

Ambon, KabarsulselIndonesia.web.id |  Tokoh muda Maluku sekaligus Ketua Umum Yayasan Cahaya Timur Nusantara Emas, Jefri Tuwul, menyoroti minimnya perhatian terhadap atlet-atlet Maluku yang telah berjuang mengharumkan nama daerah pada ajang Kejuaraan Nasional Karate Piala Ketum PB FORKI IV Tahun 2026 di Bandung.

Kejuaraan nasional yang berlangsung pada 9–12 Mei 2026 di GOR C-Tra Arena, Bandung itu diikuti sebanyak 1.241 atlet karate dari seluruh Indonesia. Dalam ajang bergengsi tersebut, FORKI Maluku mengirimkan 13 atlet terbaik untuk membawa nama daerah di tingkat nasional.

Dari perjuangan panjang dan penuh persaingan ketat itu, kontingen FORKI Maluku berhasil membawa pulang dua medali, termasuk medali perak yang diraih Briptu Marchelino Jansen Kuhuparuw, personel Sat Lantas Polres Seram Bagian Barat.

Namun di balik capaian membanggakan tersebut, Jefri Tuwul menilai para atlet Maluku justru belum mendapatkan perhatian dan penghargaan yang layak dari pihak terkait.

“Ini sangat disayangkan. Mereka bertanding membawa nama Maluku dan institusi sampai tingkat nasional, tetapi apresiasi yang diberikan masih minim. Padahal mereka telah mengorbankan tenaga, waktu, bahkan pikiran demi menjaga nama baik daerah,” tegas Bung Jefri.

Menurutnya, prestasi atlet seharusnya tidak hanya dirayakan saat kemenangan diraih, tetapi juga dibarengi dengan dukungan nyata berupa pembinaan, perhatian, dan penghargaan moral maupun material.

Briptu Marchelino sendiri tampil impresif sepanjang pertandingan di kelas Senior Kumite -55 Kg. Dengan semangat juang tinggi, ia berhasil menaklukkan sejumlah lawan tangguh hingga akhirnya melaju ke partai final dan menghadapi atlet Pelatnas nasional, Muhammad Tegar Januar.

Pertarungan final berlangsung sengit dan penuh tensi. Meski harus mengakui keunggulan atlet Pelatnas tersebut, Briptu Marchelino sukses mempersembahkan medali perak untuk FORKI Maluku dan institusi kepolisian.

Pelatih AIPTU O. Waatwahan mengaku bangga atas pencapaian anak didiknya yang mampu bersaing di level nasional di tengah keterbatasan dukungan dan persiapan.

“Sebagai pelatih, saya sangat bersyukur karena atlet yang saya latih mampu menyumbangkan medali perak untuk FORKI Maluku serta institusi Polda. Ini hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang luar biasa,” ujarnya.

Bung Jefri pun berharap momentum ini menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah, PB FORKI Maluku, dan seluruh pihak terkait agar lebih serius memperhatikan masa depan atlet-atlet daerah.

“Jangan tunggu mereka juara dunia baru dihargai. Anak-anak Maluku punya potensi besar. Kalau mereka terus dibiarkan berjuang sendiri, maka kita sedang membunuh semangat generasi muda yang ingin mengharumkan nama daerah,” pungkasnya.