SELESAI DIBANGUN SELAMA HAMPIR 3 TAHUN: GEDUNG PASTORI I GPM GALALA-HATIWE KECIL DITAHBISKAN
AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Sebuah perwujudan iman dan kebersamaan akhirnya berdiri tegak. Jemaat GPM Galala-Hatiwe Kecil merayakan momen bersejarah dengan peresmian dan pentahbisan Gedung Pastori I, Sabtu (11/7/2026) di Gereja Imanuel. Pembangunan yang memakan waktu hampir tiga tahun ini menjadi bukti kesetiaan dan persatuan seluruh warga jemaat.
Acara penuh sukacita ini dihadiri Ketua Majelis Pekerja Harian Sinode GPM, Wakil Ketua DPRD Maluku, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Ketua DPRD Kota Ambon, Penjabat Sekda Kota Ambon, para pimpinan instansi, para Raja, jemaat, dan seluruh pihak pendukung.
-DARI KEPUTUSAN HINGGA PENYERAHAN: PERJALANAN HAMPIR 3 TAHUN
Menyampaikan laporan pertanggungjawaban, Ketua Panitia Pelaksana, Pdt. Frederik Riupassa, mengungkapkan rasa syukur mendalam. Langkah pembangunan dimulai secara resmi lewat Surat Keputusan Majelis Jemaat Nomor 27-SKEP pada 11 November 2022, dilanjutkan peletakan batu pertama oleh pimpinan Sinode GPM pada 27 Agustus 2023, dan kini—tepat mendekati tiga tahun kemudian—gedung ini siap digunakan.
"Banyak tantangan yang kami hadapi: soal pendanaan, bahan bangunan, hingga kondisi lapangan. Namun karena pertolongan Tuhan dan kerja sama yang erat, semuanya dapat kami lalui hingga selesai berdiri gedung yang megah ini," ungkapnya.
-NILAI INVESTASI 2,5 MILIAR: 72% BERASAL DARI KONTRIBUSI JEMAAT
Pdt. Riupassa melaporkan transparansi penggunaan anggaran yang mencapai Rp 2.496.336.000. Angka luar biasa ini dikumpulkan dari:
-72,1% (Rp 1.800.363.000): Persembahan dan partisipasi seluruh warga jemaat GPM Galala-Hatiwe Kecil
-27,9% (Rp 695.973.000): Bantuan para donatur, simpatisan, dan pihak peduli pelayanan
"Angka ini membuktikan betapa besar kerinduan dan semangat kebersamaan kita. Sebagian besar biaya ini lahir dari keringat dan kasih sayang anak-anak jemaat sendiri," tegasnya.
-TERIMA KASIH UNTUK SETIAP TETES PENGORBANAN
Atas selesainya karya ini, panitia menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak:
-Seluruh warga jemaat yang menjadi tulang punggung pembangunan
-Bapak Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, serta para dermawan dan tokoh masyarakat yang telah menyumbang dana, material, maupun tenaga
-Pemerintah dan masyarakat setempat, para pekerja, panitia, serta paduan suara yang memperindah ibadah syukur
GEDUNG UNTUK MEMULIAKAN TUHAN
Di akhir laporannya, Pdt. Riupassa berharap gedung ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan tempat yang layak bagi hamba Tuhan melayani, menjadi sarana pertumbuhan iman, dan membawa berkat bagi seluruh generasi di masa depan.
"Semoga segala kebaikan dan pengorbanan yang telah diberikan dibalas Tuhan dengan berkat yang melimpah ruah. Mari kita gunakan rumah ini untuk kemuliaan Nama Tuhan," pungkasnya.
(M.N)

























Komentar via Facebook