Wabup Maluku Tenggara Tegaskan Transparansi Dana BOSP: "Jangan Ada Lagi Laporan Terlambat, Integritas Harga Mati"
Wabup Maluku Tenggara Tegaskan Transparansi Dana BOSP: "Jangan Ada Lagi Laporan Terlambat, Integritas Harga Mati"
Langgur Kabarsulselindonesia.web.id – Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, S.H., M.Kn., menegaskan bahwa seluruh kepala sekolah di Kabupaten Maluku Tenggara wajib mengelola Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) secara transparan, akuntabel, efektif, dan efisien. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi keterlambatan dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban yang dapat menghambat proses penyaluran dana.06/07/2026
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Pelatihan Teknis Pengelolaan dan Pelaporan Dana BOSP Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara bekerja sama dengan PT Penerbit Erlangga.
"Transparansi bukan sekadar slogan, tetapi kewajiban yang harus dijalankan setiap kepala sekolah. Dana BOSP adalah uang negara yang diperuntukkan bagi peningkatan mutu pendidikan, sehingga penggunaannya harus dapat dipertanggungjawabkan kepada pemerintah maupun masyarakat," tegas Rahantoknam.
Menurut Wakil Bupati, keterbukaan dalam pengelolaan Dana BOSP merupakan fondasi utama membangun kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan. Kepala sekolah diminta tidak ragu membuka informasi penggunaan anggaran kepada guru, komite sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat sebagai bentuk akuntabilitas.
Jangan Lagi Ada Laporan Terlambat
Rahantoknam mengakui masih terdapat berbagai kendala administrasi di sejumlah sekolah, mulai dari perubahan regulasi, penyesuaian sistem pelaporan berbasis digital, hingga keterbatasan pemahaman teknis para pengelola Dana BOSP.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa alasan tersebut tidak boleh terus menjadi penyebab keterlambatan penyampaian laporan pertanggungjawaban.
"Kami tidak ingin tahun depan masih ada sekolah yang terlambat menyampaikan laporan atau mengalami kendala administrasi yang menghambat pencairan dana tahap berikutnya. Semua harus lebih tertib, lebih profesional, dan lebih siap menghadapi perubahan regulasi," ujarnya.
Pelatihan Harus Berdampak Nyata
Wakil Bupati meminta seluruh peserta, baik kepala sekolah, bendahara BOSP, maupun operator sekolah, mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan serius agar ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan di satuan pendidikan masing-masing.
"Ikutilah pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Jangan sekadar hadir untuk memenuhi undangan. Jadikan kesempatan ini sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan sekolah," pesannya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara atas penyelenggaraan kegiatan tersebut, serta kepada PT Penerbit Erlangga yang dinilai konsisten mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.
Apresiasi untuk Kepala Sekolah dari Wilayah Kepulauan
Rahantoknam turut menyampaikan penghargaan kepada para kepala sekolah dari wilayah kepulauan, khususnya Kei Besar Utara Timur, Kei Besar Utara Barat, dan Kei Besar Selatan Barat, yang harus menempuh perjalanan jauh untuk mengikuti pelatihan di Langgur.
Menurutnya, semangat mereka merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan di daerah.
"Perjuangan mereka patut diapresiasi. Karena itu, manfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya agar pengelolaan Dana BOSP semakin baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik," katanya.
Integritas Menjadi Kunci
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati kembali mengingatkan bahwa setiap rupiah Dana BOSP harus dikelola secara bertanggung jawab demi meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara.
"Integritas adalah kunci utama. Jika kita benar-benar peduli terhadap masa depan anak-anak, maka kelola Dana BOSP dengan jujur, transparan, dan penuh tanggung jawab. Karena setiap rupiah yang dikelola dengan benar akan kembali menjadi manfaat bagi dunia pendidikan," pungkas Rahantoknam.
Usai menyampaikan sambutan, Wakil Bupati Maluku Tenggara secara resmi membuka Pelatihan Teknis Pengelolaan dan Pelaporan Dana BOSP Tahun 2026, yang ditandai dengan pemukulan tifa bersama jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara dan perwakilan PT Penerbit Erlangga.
Editor: Bruce Elang

























Komentar via Facebook