ANOS YEREMIAS: BLOK MASELA HARUS LAHIRKAN SDM UNGGUL, JANGAN KITA JADI PENONTON DI TANAH SENDIRI
AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Proyek Blok Masela tak boleh hanya diukur dari angka investasi atau banyaknya gas yang dihasilkan. Keberhasilan sesungguhnya terletak pada seberapa jauh proyek ini mengangkat derajat anak negeri. Demikian tegas Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias, dalam pernyataannya di Balai Rakyat Karang Panjang, Jumat (11/7/2026).
Anos memperingatkan keras agar alasan klise "SDM lokal belum siap" tidak kembali dijadikan tameng mendatangkan tenaga kerja luar saat proyek berjalan. Menurutnya, kesiapan bukan hal yang menunggu datangnya proyek, melainkan sesuatu yang harus dibangun dan disiapkan mulai hari ini.
"Jangan sampai saat konstruksi dan produksi dimulai, kita baru sadar kehilangan peluang. Blok Masela ada puluhan tahun ke depan. Ini momentum emas untuk melahirkan profesional Maluku yang mampu bersaing dunia," tegasnya.
USULAN TEGAS: BENTUK SATGAS KHUSUS SDM BLOK MASELA
Agar tidak sekadar wacana, Anos menuntut langkah nyata dari Pemerintah Provinsi Maluku, Pemkab Tanimbar, dan Pemkab Maluku Barat Daya: segera membentuk Satgas Pengembangan dan Penempatan Tenaga Kerja Lokal. Satgas ini harus melibatkan pemerintah, perusahaan, perguruan tinggi, SMK, BLK, dan dunia usaha.
Tugas utama Satgas tersebut:
-Pendataan lengkap seluruh pencari kerja lokal
-Peta jelas kebutuhan tenaga kerja sesuai tahapan proyek
-Pelatihan & sertifikasi standar industri migas
-Program beasiswa dan magang terarah
Jalur rekrutmen transparan yang berpihak pada warga lokal
"Kita tidak butuh kata-kata menyuruh warga 'bersiap-siap'. Kita butuh Peta Jalan yang nyata, terukur, berwaktu, dan didukung anggaran, " tandas Anos.
Ia mengingatkan: "Kekayaan di tanah dan laut kita ini milik kita. Jangan sampai kita hanya berdiri menonton orang lain mengambil peluang di depan mata kita. Kesiapan SDM harus dimulai sekarang, agar saat Blok Masela beroperasi, putra-putri Maluku berdiri di barisan terdepan, menjadi pelaku utama kemajuan di negeri sendiri."
(M.N)

























Komentar via Facebook