Mantan Korda KNPI Maluku Tenggara Ingatkan Musda Harus Bersih, Demokratis, dan Bebas dari Politik Uang
Mantan Korda KNPI Maluku Tenggara Ingatkan Musda Harus Bersih, Demokratis, dan Bebas dari Politik Uang
Langgur Kabarsulselindonesia.web.id — Mantan Koordinator Daerah (Korda) KNPI Maluku Tenggara, Ruslani Rahayaan, memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Maluku Tenggara masa jabatan 2026–2029. Ia mengapresiasi langkah kepengurusan DPD KNPI Maluku Tenggara di bawah kepemimpinan Pablo Refra yang telah sukses menggelar pembukaan Musda secara resmi bersama Pemerintah Daerah.16/06/2026
Namun demikian, Ruslani menegaskan bahwa substansi utama dari Musda bukan hanya pada pelaksanaan seremonial, melainkan harus memastikan seluruh proses berjalan secara jujur, adil, demokratis, dan bermartabat.
“Musda harus memberikan kebebasan kepada seluruh OKP untuk menentukan pilihan sesuai hati nurani, tanpa tekanan dari pihak mana pun dan harus bebas dari praktik jual beli rekomendasi. Kita mendengar berbagai rumor yang berkembang terkait dugaan belanja rekomendasi. Jika benar terjadi, hal seperti ini sangat mencederai nilai-nilai perjuangan pemuda,” tegas Ruslani.
Menurutnya, KNPI sebagai rumah besar pemuda tidak boleh tercemar oleh kepentingan pragmatis yang menjadikan uang sebagai alat untuk mendapatkan dukungan politik dalam organisasi.
Ia menekankan bahwa Musda harus menjadi arena pertarungan gagasan, visi, dan kualitas kepemimpinan, bukan arena transaksi kepentingan. Perbedaan pilihan dan dinamika antar-OKP adalah sesuatu yang wajar dalam demokrasi, namun seluruh pihak harus mampu menjaga persatuan dan menjadikan Musda sebagai ruang konsolidasi kekuatan pemuda.
Ruslani juga mengajak seluruh peserta Musda untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama seluruh tahapan berlangsung. Menurutnya, pemuda boleh berbeda pendapat, berdebat dengan keras, dan mempertahankan argumentasi, tetapi tidak boleh mengedepankan emosi hingga memicu tindakan fisik.
“Pemuda harus menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Kita bertarung dengan pikiran, ide, dan argumentasi, bukan dengan kekerasan yang justru merusak marwah organisasi,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Ruslani berharap Ketua KNPI Maluku Tenggara yang akan terpilih nantinya dapat menjadi figur pemersatu dan mitra strategis Pemerintah Daerah dalam memperjuangkan kepentingan generasi muda.
“Ketua KNPI yang terpilih harus menjadi milik seluruh pemuda Maluku Tenggara, bukan milik kelompok, gerbong, atau kepentingan tertentu. KNPI harus tetap menjadi rumah besar yang terbuka bagi semua pemuda tanpa membedakan latar belakang organisasi,” tutupnya.
Musda KNPI Maluku Tenggara pun diharapkan menjadi momentum lahirnya kepemimpinan pemuda yang berintegritas, menjunjung etika demokrasi, serta mampu membawa semangat baru bagi kemajuan Maluku Tenggara.
Editor: Bruce Elang

























Komentar via Facebook