KRL Tabrak Taksi Mogok, Lalu Disusul Tabrakan KA Jarak Jauh di Dekat Stasiun Bekasi Timur

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 28 April 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

KRL Tabrak Taksi Mogok, Lalu Disusul Tabrakan KA Jarak Jauh di Dekat Stasiun Bekasi Timur

Bekasi,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Sebuah insiden serius terjadi di kawasan perlintasan sebidang dekat Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). Kecelakaan beruntun ini melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dan Kereta Api (KA) jarak jauh, yang diduga dipicu oleh adanya kendaraan taksi yang mogok di jalur rel.

Peristiwa yang berlangsung cepat ini langsung mengganggu operasional perkeretaapian dan memicu kepanikan di lokasi.

-Kronologi Kejadian

Insiden bermula ketika sebuah taksi dilaporkan mengalami kerusakan mesin dan mogok tepat di perlintasan sebidang JPL 85, kawasan Bulak Kapal, Bekasi Timur.

Kendaraan tersebut diduga belum sempat dievakuasi saat KRL Commuter Line melintas. Akibatnya, kereta tidak mampu mengerem tepat waktu dan menabrak kendaraan tersebut, menyebabkan rangkaian KRL berhenti mendadak di jalur utama.

Tidak berselang lama, situasi makin parah ketika KA Argo Bromo Anggrek yang melaju di jalur yang sama tidak dapat menghentikan lajunya tepat waktu. Akibatnya, terjadi benturan lanjutan antara KA jarak jauh tersebut dengan rangkaian KRL yang sudah berhenti.

-Dampak dan Penanganan

Akibat kejadian ini, sejumlah perjalanan kereta api mengalami gangguan signifikan. Penumpang sempat dilanda kepanikan, baik di dalam gerbong maupun di sekitar lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan penanganan lokasi masih dilakukan secara intensif oleh petugas terkait.

Sampai saat ini, belum ada laporan resmi yang dirilis mengenai jumlah korban luka-luka maupun tingkat kerusakan yang ditimbulkan. Investigasi mendalam masih berlangsung untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti insiden ini.

-Imbauan Keselamatan

Insiden ini kembali menjadi peringatan keras terkait risiko tinggi di perlintasan sebidang yang masih sering dilewati kendaraan secara bersamaan dengan jalur kereta.

Pihak terkait mengimbau seluruh masyarakat dan pengemudi untuk lebih disiplin serta waspada. Jangan pernah memaksakan diri untuk melintas jika kondisi dinilai tidak aman, demi keselamatan nyawa sendiri dan kelancaran transportasi umum.

(Elang)