Wali Kota Ambon Turunkan Bantuan Kemanusiaan ke Patahuwe SBB, Kadis Sosial: Masyarakat Sangat Terharu, Ini Bantuan Pertama dari Kota/Kabupaten di Maluku
AMBON, Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, drg. Wendy Pelupessy, M.Kes., memberikan keterangan pers usai kembali dari penyaluran bantuan kemanusiaan ke Negeri Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Rabu (16/9/2026) di Ula Pemkot Ambon. Penyaluran ini merupakan tindak lanjut langsung arahan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, yang disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Ambon.
-Arahan Langsung Wali Kota, Siang Diperintahkan, Selasa Pagi Sudah Berangkat!
Dalam Rapat Paripurna, Wali Kota Bodewin Wattimena memerintahkan Dinas Sosial untuk berkoordinasi dengan Dinas Kominfo Kota Ambon guna menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Negeri Patahuwe yang terdampak bencana. Arahan tersebut langsung ditindaklanjuti — siang itu juga Wali Kota memanggil untuk membicarakan rincian, dan pada hari Selasa pagi, bantuan langsung berangkat ke lokasi!
"Masyarakat di sana sangat terharu dan memberikan apresiasi serta terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota. Bantuan dibawa dari Kota Ambon yang jaraknya jauh, namun Pemerintah Kota Ambon tetap memiliki hati bagi basudara di Patahuwe," ungkap Kadis Sosial.
-Bantuan Pertama yang Masuk, Sangat Dibutuhkan Masyarakat
Berdasarkan keterangan Camat setempat, bantuan dari Pemerintah Kota Ambon ini adalah bantuan pertama yang diterima Negeri Patuhue dari seluruh Kota/Kabupaten di Provinsi Maluku. Isi bantuan sangat tepat sasaran dan sangat dibutuhkan warga:
-Beras: 2 Ton
-Ikan Kaleng: 20 karton (1.000 kaleng)?
-Sarimie: 100 karton
-Minyak Kelapa: 20 karton @ 12 liter
-Gula: 100 Kg
"Ketika kami tanyakan, ternyata ikan kaleng itu sangat mereka butuhkan. Begitu juga gula dan minyak kelapa — semua barang yang disalurkan benar-benar menjawab kebutuhan mereka," jelas drg. Wendy.
-Perjalanan Jauh, Penuh Makna, Pesan Kemanusiaan yang Tersampaikan
Rombongan berangkat dari Ambon pukul 11.00 siang, tiba di Patuhue pukul 18.00 sore. Berencana pulang naik feri pukul 21.00, namun baru tiba di Pelabuhan Waipirit hampir pukul 23.30 malam. Meski perjalanan jauh dan melelahkan, semangat kemanusiaan tak surut.
"Ini adalah wujud rasa kepedulian dan kecintaan Bapak Wali Kota Bodewin Wattimena, Wakil Wali Kota Eli Toisutta, serta Sekkot Robert Sapulette terhadap saudara-saudara kita di Patuhue. Walaupun kita tidak terdampak secara langsung, kita merasa bersama mereka," tegasnya.
Kadis Sosial juga menyampaikan pesan agar masyarakat Patuhue tetap sabar, kuat, dan tetap tersenyum menghadapi musibah. Saat hendak kembali ke Ambon, warga sempat berfoto bersama — semuanya tersenyum, menunjukkan semangat yang tak padam.
-29 Rumah Rusak, Ratusan Jiwa Mengungsi
Diketahui bencana di Negeri Patahuwe menyebabkan 29 rumah terdampak, dengan lebih dari 100–200 jiwa kehilangan tempat tinggal. Seluruh warga kini bertempat tinggal sementara di Kecamatan Taniwel.
Masyarakat Patahuwe menyampaikan salam hormat dan doa agar Pemerintah Kota Ambon — di bawah kepemimpinan Bodewin Wattimena, Eli Toisutta, dan Robert Sapulette — senantiasa diberkahi dan sukses dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab untuk masyarakat Kota Ambon.
(M.N)

























Komentar via Facebook