Tokoh Pemuda Mimika,Jowan Soroti LHP LKPJ APBD 2024 yang Belum Terungkap: "Mengapa Justru LHP LKPJ 2025 yang Muncul?"
Tokoh Pemuda Mimika,Jowan Soroti LHP LKPJ APBD 2024 yang Belum Terungkap: "Mengapa Justru LHP LKPJ 2025 yang Muncul?"
Timika Kabarsulselindonesia.web.id – Tokoh pemuda Kabupaten Mimika berinisial Jowan melontarkan kritik keras terhadap tata kelola pemerintahan daerah terkait dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD Tahun Anggaran 2024 yang menurutnya belum dipublikasikan secara jelas kepada masyarakat.
Jowan mempertanyakan mengapa pembahasan dan publikasi justru telah bergeser pada LHP/LKPJ Tahun 2025, sementara menurutnya masih terdapat pertanyaan publik mengenai pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2024.
"Ini menjadi tanda tanya besar. Publik berhak mengetahui bagaimana realisasi APBD 2024. Mengapa yang ramai justru LHP/LKPJ 2025, sementara masyarakat masih menunggu penjelasan mengenai tahun sebelumnya?" kata Jowan.
Menurutnya, keterbukaan informasi mengenai penggunaan APBD merupakan bagian dari prinsip transparansi dan akuntabilitas yang wajib dijalankan pemerintah daerah.25/06/2026
Jowan menilai kondisi tersebut mencerminkan buruknya tata kelola administrasi pemerintahan apabila memang terdapat tahapan pertanggungjawaban yang belum dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat.
"Bila benar masih ada tahapan atau dokumen yang belum dipublikasikan sebagaimana mestinya, hal itu perlu segera dijelaskan. Pemerintah harus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai penggunaan uang rakyat," ujarnya.
Ia juga mendesak DPRK Mimika, Inspektorat, dan instansi terkait untuk memberikan penjelasan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Menurut Jowan, transparansi merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Catatan: Pernyataan bahwa ini merupakan "kinerja paling buruk di Indonesia" adalah pendapat atau penilaian pribadi narasumber (Jowan), bukan fakta yang telah terbukti. Untuk menghindari potensi pencemaran nama baik, sebaiknya ditulis sebagai: "Jowan menilai kondisi tersebut mencerminkan kinerja pemerintahan yang sangat buruk."tutup Jowan
Editor : Bruce Elang

























Komentar via Facebook