Raymon Tanser: Pemimpin Boleh Dikritik, Tetapi Kerja untuk Rakyat Harus Tetap Berjalan

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 20 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Raymon Tanser: Pemimpin Boleh Dikritik, Tetapi Kerja untuk Rakyat Harus Tetap Berjalan

Raymon Tanser: Pemimpin Boleh Dikritik, Tetapi Kerja untuk Rakyat Harus Tetap Berjalan

MIMIKA Kabarsulselindonesia.web.id — Kepala Distrik Mimika Timur, Raymon Tanser, S.Sos, memberikan apresiasi terhadap Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang dinilainya terus menunjukkan perhatian terhadap berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Mimika.20/8/26

Menurut Tanser, perhatian seorang kepala daerah tidak hanya dapat dilihat dari kebijakan pemerintahan dan pembangunan fisik, tetapi juga dari kehadiran pemerintah dalam berbagai kegiatan yang menyentuh kehidupan sosial, keagamaan, budaya, serta kebersamaan masyarakat.

Tanser menilai, dukungan Bupati terhadap berbagai kegiatan masyarakat merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk menjaga hubungan yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.

“Bagi saya, dukungan pemerintah terhadap kegiatan masyarakat sangat penting. Baik kegiatan keagamaan, sosial, budaya maupun kegiatan lainnya yang memiliki nilai positif bagi masyarakat harus terus didukung,” ujar Tanser.

Ia juga menyoroti sikap Johannes Rettob dalam menghadapi berbagai kritik yang datang dari masyarakat. Menurut Tanser, dinamika dalam pemerintahan merupakan sesuatu yang wajar karena setiap kebijakan maupun langkah seorang pemimpin pasti mendapat tanggapan yang beragam.

Namun, berdasarkan pengamatannya, Bupati Mimika tetap berusaha menjalankan tanggung jawabnya di tengah berbagai kritik tersebut.

“Setelah saya mengamati, dalam menghadapi berbagai kritikan, baik maupun buruk, beliau tetap tersenyum dan terus berjuang. Bagi saya, yang terpenting adalah bagaimana seorang pemimpin tetap fokus bekerja dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Tanser menegaskan, kritik terhadap pemerintah seharusnya tidak selalu dipandang sebagai sesuatu yang negatif. Kritik yang disampaikan secara konstruktif dapat menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan pemerintahan semakin baik dan kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat Mimika untuk menjaga persatuan dan bersama-sama memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Pembangunan Mimika tidak mungkin hanya dilakukan oleh pemerintah. Semua pihak harus mengambil bagian, termasuk masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda dan seluruh elemen yang ada,” tuturnya.

Kehadiran Bupati di HUT ke-50 Mapurjaya Disambut Meriah

Apresiasi tersebut juga terlihat dalam suasana peringatan HUT ke-50 Mapurjaya. Kehadiran Bupati Mimika Johannes Rettob di tengah masyarakat Mapurjaya mendapat sambutan hangat dan penuh antusiasme dari berbagai kalangan.

Suasana semakin semarak ketika masyarakat menyambut kehadiran Bupati dengan berbagai tarian adat yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat setempat.

Sambutan tersebut tidak hanya datang dari masyarakat, tetapi juga terlihat dari antusiasme tokoh adat, tokoh agama, serta berbagai unsur masyarakat yang hadir dalam momentum bersejarah tersebut.

Bagi Tanser, antusiasme masyarakat dalam menyambut kehadiran kepala daerah menjadi gambaran bahwa kegiatan pemerintahan dan pembangunan akan semakin kuat apabila dibangun melalui kedekatan, komunikasi, serta penghargaan terhadap nilai-nilai budaya masyarakat.

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias ketika pemerintah hadir bersama mereka. Kita berharap kebersamaan seperti ini terus dijaga, karena pembangunan bukan hanya tentang apa yang dibangun, tetapi juga tentang bagaimana pemerintah hadir dan berjalan bersama masyarakat,” pungkas Tanser.

Editor: Bruce Elang