Melawan Kekeringan di Papua Tengah, Nadiya Putri Muliyantina Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Aquaponik

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 19 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Melawan Kekeringan di Papua Tengah, Nadiya Putri Muliyantina Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Aquaponik

Melawan Kekeringan di Papua Tengah, Nadiya Putri Muliyantina Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Aquaponik

Papua Tengah Kabarsulselindonesia.web.id – Ancaman kekeringan yang semakin dirasakan sejumlah wilayah di Papua Tengah menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan sektor pertanian dan ketahanan pangan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong perlunya inovasi pertanian yang mampu beradaptasi dengan keterbatasan air dan perubahan iklim.

Melalui artikel opini berjudul “Melawan Kekeringan di Papua Tengah dengan Ketahanan Pangan Berbasis Aquaponik”, Nadiya Putri Muliyantina menyoroti pentingnya penerapan sistem aquaponik sebagai solusi alternatif untuk menjaga ketersediaan pangan di daerah yang menghadapi ancaman kekeringan.

Aquaponik merupakan metode yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu ekosistem yang saling mendukung. Sistem ini dinilai lebih hemat penggunaan air dibandingkan pertanian konvensional karena air dapat digunakan secara berulang dalam satu siklus.19/06/2026

Menurut Nadiya, Papua Tengah memiliki potensi besar dalam mengembangkan teknologi pertanian ramah lingkungan tersebut. Selain mampu menyediakan sumber pangan berupa sayuran dan ikan, aquaponik juga dapat menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap lahan pertanian produktif.

Ia menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada perluasan lahan, tetapi juga pada keberanian menghadirkan inovasi dan teknologi yang sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.

Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, komunitas, dan masyarakat, pengembangan aquaponik diharapkan dapat menjadi langkah nyata menghadapi ancaman kekeringan sekaligus membangun kemandirian pangan yang berkelanjutan di Papua Tengah.

Editor : Bruce Elang