HOPE Festival 2026: Harmoni Musik Dan UMKM, Langkah Nyata Ambon Kota Musik
AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Sekretaris Daerah Kota Ambon, Robert Sapulette, mewakili Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, secara resmi membuka Expo Harmony Of Piece (HOPE) Festival Musik dan UMKM 2026, yang digelar di Kompleks Pergudangan Bulog Nusaniwe, Sabtu (19/9/2026). Festival ini diselenggarakan oleh Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (GPM) Ranting Teratai, Cabang Kategorial Pniel Bentas.
Kegiatan ini dihadiri Kapolsek Nusaniwe, Ketua Majelis Jemaat beserta seluruh perangkat Majelis Jemaat GPM Kategorial Bentas, Pembina Angkatan Muda Pengurus Daerah Pulau Ambon, Pengurus Cabang Kategorial Pniel Bentas serta Pengurus Ranting, Ketua Panitia Expo Harmony Of Piece, para musisi, pelaku UMKM, serta komunitas seni dan budaya.
Mengawali sambutan, Sekda Robert Sapulette membacakan pantun yang langsung mencairkan suasana:
Petik gitar di malam hari,
Alunan musik terdengar merdu,
Mari bernyanyi sepenuh hati,
Semoga festival bikin kita bersatu.
Ia memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah memberikan kesempatan berkumpul dalam kegiatan yang memadukan seni, kreativitas, dan ekonomi rakyat.
Sekda Robert Sapulette menegaskan, penunjukan Ambon sebagai Anggota UNESCO Kreatif City Network bidang Musik pada tahun 2019 bukan sekadar kebanggaan, melainkan amanah dan tanggung jawab besar.
"Kita patut bersyukur kota Ambon memiliki warisan musik yang begitu kuat dan harus kita jaga serta kembangkan. Pengakuan tersebut membawa tantangan sekaligus tanggung jawab untuk memastikan musik dan kreativitas di Kota Ambon terus tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat."
Membangun Ambon sebagai Kota Musik, kata dia, tidak cukup hanya dengan mempertahankan identitas musik. Harus dibangun ekosistem yang memberi ruang bagi musik, seni, budaya, komunitas, pelaku UMKM, dan kreativitas anak muda untuk tumbuh bersama.
Semangat HOPE Festival yang mempertemukan musik, anak muda, pelajar, mahasiswa, masyarakat, dan pelaku UMKM sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kota Ambon membangun ekosistem ekonomi kreatif sebagai penopang Ambon City of Music.
"Musik tidak hanya hadir untuk dinikmati, tetapi juga menjadi bagian dari ruang kreativitas dan pergerakan ekonomi masyarakat."
Ia berharap HOPE Festival bukan sekadar acara musik semata, melainkan ruang untuk memperkuat persaudaraan dan menghadirkan pesan damai dari Kota Ambon, sejalan dengan semangat Angkatan Muda GPM: "Kamu adalah garam dan terang dunia — jadilah generasi yang tidak hanya berbakat, tetapi juga bermanfaat dan menjadi terang bagi sesama."
Atas nama Pemerintah Kota Ambon, Sekda Robert Sapulette menyampaikan terima kasih kepada Angkatan Muda GPM, panitia pelaksana Sail Of Amboina, para musisi, komunitas seni-budaya, pelaku UMKM, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi.
"Semoga semangat seperti ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari perjalanan Ambon sebagai Kota Musik yang kreatif dan hidup. Tetap junjung tinggi nilai persaudaraan — jaga musik, jaga persaudaraan, jaga perdamaian di Kota Ambon. Karena Ambon bukan sekadar tempat kita tinggal. Ambon itu kota kita, rumah kita."
Dengan itu, Expo Harmony Of Piece (HOPE) Festival Musik dan UMKM Tahun 2026 resmi dibuka.
(M.N)

























Komentar via Facebook