Pemkab Maluku Tenggara Sambut Tim KKN UGM dan Unpatti, Wabup Tekankan Keselamatan dan Pengabdian Bermakna
Pemkab Maluku Tenggara Sambut Tim KKN UGM dan Unpatti, Wabup Tekankan Keselamatan dan Pengabdian Bermakna
Langgur, Kabarsulselindonesia.web.id – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara secara resmi menerima Tim Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon Tahun 2026 dalam sebuah acara yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Selasa (23/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, membacakan arahan Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, yang menekankan pentingnya keselamatan, komunikasi, dan keterlibatan aktif mahasiswa dengan masyarakat selama menjalankan program pengabdian di Bumi Larvul Ngabal.
Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Maluku Tenggara, Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para mahasiswa yang telah memilih Maluku Tenggara sebagai lokasi pengabdian.
“Kehadiran adik-adik mahasiswa merupakan wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan serta pemberdayaan masyarakat,” ujar Wabup saat membacakan sambutan Bupati.
Dalam arahannya, Bupati secara khusus mengingatkan seluruh peserta KKN agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Peringatan tersebut disampaikan mengingat kondisi cuaca dan perairan laut di wilayah Maluku Tenggara yang saat ini dinilai kurang bersahabat akibat gelombang tinggi dan arus yang kuat.
Pemerintah daerah meminta mahasiswa menghindari aktivitas berisiko tinggi di laut, kecuali dalam kondisi yang benar-benar aman dan mendapat pendampingan dari pihak berwenang.
“Keselamatan jauh lebih berharga daripada program apa pun. Jangan pernah meremehkan tanda-tanda bahaya alam,” pesan Bupati dalam sambutannya.
Selain faktor keselamatan, mahasiswa juga didorong untuk membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa atau ohoi, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat. Menurutnya, keberhasilan program KKN sangat bergantung pada kemampuan mahasiswa menjalin hubungan yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan.
Bupati juga mengajak peserta KKN untuk tidak ragu berbaur dengan masyarakat dan mengenal lebih dekat budaya serta kearifan lokal Maluku Tenggara.
“Turunlah ke tengah masyarakat, ikuti aktivitas warga, dan hadir dalam kegiatan adat maupun budaya. Sosialisasi yang baik adalah modal utama keberhasilan KKN,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa KKN bukan sekadar ruang untuk memberikan ilmu kepada masyarakat, melainkan wadah pembelajaran dua arah. Mahasiswa diharapkan mampu membawa inovasi dan gagasan baru, sekaligus belajar memahami kehidupan masyarakat secara langsung.
“KKN adalah pengalaman yang akan membentuk kepekaan sosial, memperluas cara pandang, serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama,” katanya.
Pada akhir sambutan, Bupati meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk aktif mendukung dan membangun komunikasi dengan tim KKN sehingga seluruh program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat, kehadiran Tim KKN-PPM UGM dan Unpatti Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa maupun masyarakat Maluku Tenggara.
"Jadilah duta yang membawa nama baik universitas sekaligus menjadi bagian dari keluarga besar Maluku Tenggara," demikian pesan penutup Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun.
Editor : Bruce Elang

























Komentar via Facebook