Apel Sore di Dinas Pertanian Fakfak: Dari Target APBD Perubahan hingga Menuntaskan SKP
Fakfak, KabarsulselIndonesia.web.id | Apel sore di lingkungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak tak sekadar menjadi rutinitas menutup jam kerja. Pada Rabu sore, 30 September 2026, halaman kantor dinas itu menjadi ruang untuk mengingatkan kembali aparatur tentang pekerjaan yang harus dituntaskan setelah APBD Perubahan ditetapkan.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak, Zulkifli, SP., MM, saat memimpin apel sore mengingatkan seluruh staf agar segera menerjemahkan kebijakan anggaran tersebut ke dalam kerja nyata, terutama program-program unggulan yang telah ditetapkan dinas.
Pesannya sederhana: anggaran yang telah ditetapkan tidak berhenti sebagai angka dalam dokumen. Program harus bergerak, pekerjaan harus terukur, dan pelaksanaannya perlu dikawal agar target yang telah direncanakan tidak kehilangan waktu.
Apel sore juga menjadi momentum bagi Zulkifli mengingatkan pegawai mengenai Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Memasuki penghujung September, ia meminta setiap pegawai memastikan target kinerja yang menjadi tanggung jawabnya segera diselesaikan.
Bagi aparatur, SKP bukan sekadar administrasi kepegawaian. Ia menjadi salah satu instrumen untuk melihat apa yang telah dikerjakan, target yang harus dicapai, serta tanggung jawab yang melekat pada setiap pegawai.
Karena itu, memasuki akhir September, pekerjaan yang masih tertunda perlu segera dikejar. Ritme kerja aparatur, kata Zulkifli, harus tetap terjaga agar target tidak menumpuk menjelang akhir tahun.
Rutinitas apel pagi dan sore sendiri menjadi bagian dari kewajiban kedinasan bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Fakfak. Apel pagi dilaksanakan pukul 07.15 WIT, sedangkan apel sore pukul 16.00 WIT pada setiap hari kerja.
Namun, bagi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, apel juga dapat menjadi ruang koordinasi singkat untuk memastikan agenda kerja tetap berada pada jalurnya. Pekerjaan harian dievaluasi, sementara target berikutnya kembali ditegaskan.
Ada pula pekerjaan yang bersifat administratif, tetapi tak kalah penting.
Zulkifli mengagendakan pemindahan berkas dan barang-barang milik dinas yang masih tersimpan di kantor lama. Pemindahan tersebut dijadwalkan pada Jumat, 2 Oktober 2026, sebelum gedung lama itu memasuki tahap renovasi.
Berkas-berkas yang masih tertinggal akan diangkut dan dipindahkan ke kantor yang saat ini ditempati Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari penataan aset dan dokumen agar tidak mengganggu proses renovasi kantor lama.
Dengan demikian, pesan yang muncul dari apel sore itu tidak berhenti pada disiplin kehadiran. Ada tiga agenda yang ditekankan: mengawal program setelah APBD Perubahan ditetapkan, menuntaskan target SKP, serta merapikan administrasi dan barang dinas sebelum renovasi kantor lama.
Bagi organisasi perangkat daerah, pekerjaan semacam ini memang tidak selalu terlihat di ruang publik. Tetapi dari pekerjaan administratif, disiplin aparatur, hingga pengawalan program, kinerja pemerintahan justru dibangun setiap hari dari apel sore hingga pekerjaan yang benar-benar selesai.
Writter & Editor : Den

























Komentar via Facebook