Pangdam XVIII/Kasuari Tegaskan Pentingnya Gotong Royong dan Stabilitas Saat Ramah Tamah di Fakfak
Fakfak, KabarsulselIndonesia.web.id | Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai acara ramah tamah antara Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Christian K Tehuteru, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Jumat malam.
Di hadapan para pejabat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat, Pangdam XVIII/Kasuari tidak hanya berbicara soal keamanan. Ia berbicara tentang masa depan Fakfak, tentang pembangunan, pendidikan, persatuan, hingga penguatan ekonomi rakyat dari kampung dan kelurahan.
Dengan gaya penyampaian yang tenang namun penuh penekanan, Mayjen TNI Christian K Tehuteru mengingatkan bahwa Fakfak memiliki kekayaan besar yang tidak dimiliki banyak daerah lain.
Potensi sumber daya alam, pertanian, perikanan, hingga kekuatan budaya dan sumber daya manusia Papua, menurutnya, harus dikelola secara bijak demi kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kerja sama pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh masyarakat,” ujar Pangdam.
Pernyataan itu disampaikan dalam momentum yang terasa penting. Di tengah berbagai tantangan pembangunan Papua, Pangdam menegaskan bahwa stabilitas wilayah dan semangat kebersamaan menjadi fondasi utama agar pembangunan dapat berjalan berkelanjutan.
Ia juga menyinggung sejumlah program strategis nasional yang saat ini menjadi perhatian pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia. Program-program tersebut, kata Pangdam, harus benar-benar dipahami masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan hingga ke tingkat kampung.
Salah satu yang mendapat perhatian khusus adalah penguatan koperasi desa dan kelurahan sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Menurut Pangdam, koperasi bukan sekadar organisasi ekonomi, melainkan instrumen penting untuk memperkuat kemandirian rakyat. Melalui koperasi yang dikelola secara profesional dan transparan, hasil pertanian, perikanan, hingga usaha kecil masyarakat dapat dipasarkan lebih luas dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
“Koperasi harus dikelola secara profesional dan transparan agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, hasil produksi masyarakat bisa dipasarkan lebih luas dan meningkatkan pendapatan warga,” katanya.
Tak hanya berbicara ekonomi, Pangdam juga memberi perhatian serius terhadap pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda Papua.
Ia meminta para guru, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat untuk lebih aktif membimbing anak-anak agar memiliki semangat belajar, disiplin, serta rasa percaya diri dalam menghadapi masa depan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya mengandalkan sekolah. Lingkungan keluarga dan masyarakat memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda Papua yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.
“Kita harus bersama-sama menyiapkan generasi muda yang berkualitas, disiplin, sehat, dan memiliki kemampuan untuk bersaing di masa depan,” tegasnya.
Di penghujung arahannya, Pangdam XVIII/Kasuari mengajak seluruh masyarakat Papua Barat, khususnya Kabupaten Fakfak, untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan semangat gotong royong.
Ia optimistis Papua akan berkembang menjadi daerah yang maju apabila seluruh elemen mampu menjaga kebersamaan dan saling mendukung dalam pembangunan.
“Dengan kebersamaan, kerja sama, dan semangat persatuan, saya yakin Papua akan semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tutup Pangdam.
Acara ramah tamah tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Kodam XVIII/Kasuari bersama para istri, di antaranya Brigjen TNI Tri Saktiyono selaku Irdam XVIII/Kasuari, Kolonel Inf Pio Lohitniate Nainggolan selaku Asintel Kasdam XVIII/Kasuari, Kolonel Kav Rudi Kurniawan selaku Aspers Kasdam XVIII/Kasuari, Kolonel Czi Hendro Edi Busono selaku Aslog Kasdam XVIII/Kasuari, Kolonel Arh Faris Kurniawan selaku Asrendam XVIII/Kasuari, Kolonel Inf Toni Sri Hartanto selaku Kajasdam XVIII/Kasuari, Letkol Inf Nehemia Urim Perdana selaku Dandeninteldam XVIII/Kasuari, serta Letkol Ctp Sudaryanto selaku Kasmin Pangdam XVIII/Kasuari.
Ramah tamah itu menjadi lebih dari sekadar agenda seremonial. Di tengah suasana penuh kekeluargaan, tersirat pesan kuat bahwa masa depan Papua Barat tidak hanya dibangun melalui infrastruktur dan program pemerintah, tetapi juga melalui persatuan, pendidikan, dan kepercayaan bahwa masyarakat Papua mampu menjadi tuan di negerinya sendiri.
Writter & Editor : Den

























Komentar via Facebook