68 Kasus Malaria Terdeteksi di Maluku Tengah, Semua Pasien Telah Sembuh
AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah, M. Djalil Talaohu, SKM, M.Si, mengonfirmasi terdapat 68 kasus malaria yang tercatat sepanjang tahun 2026. Hal ini disampaikannya usai mengikuti rapat di Kantor DPRD Provinsi Maluku, Karang Panjang, Ambon, Senin (20/7).
Kasus penyebaran tercatat tersebar di beberapa wilayah, yakni Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Salahutu, Leihitu, Seram Utara, dan Kota Masohi. "Alhamdulillah, penanganan telah dilakukan secara maksimal. Seluruh pasien yang sempat dirawat di rumah sakit kini sudah dipulangkan dan dinyatakan sembuh sepenuhnya," tegasnya.
Dijelaskan pula, ketersediaan fasilitas kesehatan, tenaga medis, serta sarana penunjang di seluruh wilayah dinilai cukup memadai dan tidak ada kendala berarti dalam penanganan kasus.
Pihaknya terus gencar melakukan edukasi serta imbauan kepada masyarakat, mulai dari tingkat Puskesmas hingga ke lapangan. Kunci utama pencegahan, kata Djalil, adalah menjaga kebersihan lingkungan. "Nyamuk penular malaria berkembang biak di genangan air maupun tumpukan sampah. Oleh karena itu, peran seluruh elemen masyarakat hingga tingkat kelurahan sangat dibutuhkan untuk merawat kebersihan lingkungan masing-masing," ujarnya.
Ia juga telah mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran Puskesmas: rutin melakukan pembersihan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta melakukan penelusuran dari rumah ke rumah. Apabila ditemukan warga yang mengalami gangguan kesehatan selama satu minggu berturut-turut, warga diimbau segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat, sementara petugas juga wajib memberikan pertolongan pertama secara langsung di lokasi.
(M.N)

























Komentar via Facebook