Polemik Pimpinan Negeri Soya Belum Selesai; Pemkot Ambon Beri Waktu Terakhir Sebelum Tunjuk Penjabat

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 22 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Polemik Pimpinan Negeri Soya Belum Selesai; Pemkot Ambon Beri Waktu Terakhir Sebelum Tunjuk Penjabat

Ambon,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Senin (22/6/2026) – Sekretaris Daerah Kota Ambon, Robert Sapulette, menyampaikan bahwa hingga saat ini polemik kepemimpinan di Negeri Soya belum menemukan titik terang. Perselisihan antara Reno Rehatta dan Harvey Rehatta terkait siapa yang berhak memimpin negeri tersebut masih berlangsung meski semua proses hukum telah dilalui.

Dalam wawancara usai apel pagi di Balai Kota Ambon, Sekkot menjelaskan bahwa seluruh amar putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) sudah dilaksanakan sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Ambon. Pemkot juga telah melakukan berbagai upaya fasilitasi untuk mempertemukan kedua belah pihak guna mencapai kesepakatan.

“Kami sudah pertemukan berkali-kali, bahkan terakhir kami serahkan kembali kepada mereka untuk mengatur secara kekeluargaan karena keduanya berasal dari keluarga Rehatta. Namun hingga kemarin belum ada kata sepakat,” ujarnya.

Menurut Sekkot, inti persoalan terletak pada kesepakatan di kalangan Anak Mata Rumah Parenta — lembaga adat yang berwenang menentukan siapa yang akan ditunjuk sebagai Raja Negeri Soya. Setelah ada kesepakatan, barulah hak kekuasaan kepala negeri secara resmi diserahkan kepada pemerintah adat setempat.

-Langkah yang Akan Diambil

Pemerintah Kota menyatakan telah memberikan cukup waktu dan kesempatan kepada kedua pihak untuk menyelesaikan secara damai dan adat. Jika sampai batas waktu yang ditentukan tetap tidak ada kesepakatan, maka Pemkot akan mengambil langkah tegas.

“Kalau semua tahapan sudah dilalui namun hasilnya tetap nihil, maka Pemerintah Kota akan menunjuk Penjabat Sementara atau Pelaksana Tugas. Lebih baik Negeri Soya dipimpin oleh pejabat yang sah agar pembangunan dan pelayanan berjalan lancar,” tegas Sapulette.

Pemkot berharap agar kedua pihak tetap mengedepankan musyawarah demi kepentingan bersama dan kemajuan Negeri Soya.

(M.N)