Turun Tangan! Gubernur Maluku Hantam Tambang Ilegal di Gunung Botak, Negara Tak Mau Kalah Lagi

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 06 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Turun Tangan! Gubernur Maluku Hantam Tambang Ilegal di Gunung Botak, Negara Tak Mau Kalah Lagi

Kabarsulsel-Indonesia.web.id. BURU. Aksi tegas akhirnya terlihat. Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, turun langsung ke Gunung Botak, Rabu (6/5/2026), memimpin langsung peninjauan kawasan yang selama ini dikenal sebagai “lahan basah” tambang ilegal.

Didampingi Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto dan Pangdam XV/Pattimura Mayjen Dody Triwinarto, kehadiran gubernur bukan sekadar kunjungan biasa—ini adalah sinyal keras: negara mulai mengambil alih kendali.

Pemandangan di puncak gunung kini berubah drastis. Lokasi yang sebelumnya dipenuhi aktivitas tambang liar perlahan mulai bersih. Operasi gabungan aparat Tentara Nasional Indonesia dan kepolisian terbukti mampu memukul mundur para penambang ilegal yang selama ini seolah tak tersentuh.

“Ini bukti nyata. Tidak ada lagi ruang bagi aktivitas ilegal,” tegas gubernur dengan nada serius.

Namun, peringatan keras langsung menyusul. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini belum final. Gunung Botak masih rawan “direbut kembali” jika aparat lengah.

Faktanya, sejarah mencatat—setiap kali pengawasan melemah, tambang ilegal kembali bangkit. Cepat, masif, dan sulit dikendalikan.

Karena itu, gubernur menuntut semua pihak tetap siaga. Bukan hanya aparat, tapi juga masyarakat diminta ikut mengawal agar kawasan ini tidak lagi jatuh ke tangan para perusak lingkungan.

Langkah ini juga menjadi ujian besar: apakah negara benar-benar serius memberantas tambang ilegal, atau hanya kuat di awal lalu melemah di tengah jalan?

Gunung Botak kini menjadi simbol. Jika berhasil dijaga, ini kemenangan besar. Tapi jika kembali lepas, maka kepercayaan publik bisa runtuh.

Satu hal yang pasti—mata publik sekarang tertuju ke sana. Dan kali ini, masyarakat tidak ingin melihat negara kalah lagi.

(Elang)