Tiga Besar Sekda Fakfak Diumumkan, Bupati Samaun : Tidak Ada Titipan, Semua Putra Terbaik Daerah Bertarung Secara Terbuka
Fakfak, KabarsulselIndonesia.web.id | Pemerintah Kabupaten Fakfak memasuki babak krusial dalam proses pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda). Setelah seluruh tahapan seleksi terbuka rampung, Panitia Seleksi resmi mengumumkan tiga nama dengan nilai tertinggi yang dinyatakan lulus hingga tahap akhir. Kini, keputusan akhir berada di tangan Bupati Fakfak bersama Wakil Bupati sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan.
Pengumuman Panitia Seleksi Terbuka Nomor 017/PANSEL/VII/2026 yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Drs. Ali Baham Temongmere, MTP, menetapkan tiga pejabat terbaik hasil seleksi, yakni Abdul Razak Ibrahim Rengen, S.H., M.Si. dengan nilai 79,47, Arif Husain Rumagesan, S.Sos., M.A.P. dengan nilai 79,37, serta Muhasim Namudat, S.E., M.Si. dengan nilai 73,39.
Ketiga nama tersebut merupakan aparatur sipil negara yang telah melewati seluruh tahapan seleksi kompetensi, rekam jejak, penilaian manajerial, hingga wawancara sesuai rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Di tengah tingginya perhatian publik terhadap proses pemilihan Sekretaris Daerah, Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP dihadapan awak usai membuka pameran mehak tuni menegaskan bahwa dirinya menghormati sepenuhnya hasil kerja Panitia Seleksi yang telah melaksanakan proses secara profesional, transparan, dan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Menurut Bupati Samaun, pemerintah daerah tidak pernah melakukan intervensi terhadap proses penilaian yang menjadi kewenangan penuh Panitia Seleksi.
"Terkait dengan hasil seleksi Sekretaris Daerah, saya tegaskan bahwa hasil tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan Panitia Seleksi. Pansel telah menetapkan tiga nama terbaik untuk kemudian disampaikan kepada pemerintah daerah," ujar Bupati Samaun kepada awak media.
Ia menjelaskan, setelah tiga nama terbaik tersebut diterima pemerintah daerah, dirinya bersama Wakil Bupati akan melakukan telaah secara cermat sebelum menentukan satu nama yang akan diusulkan untuk ditetapkan sesuai mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Samaun juga menepis berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat mengenai adanya calon tertentu yang mendapat perlakuan istimewa.
Menurutnya, seluruh peserta yang berhasil masuk dalam tiga besar merupakan aparatur terbaik yang telah membuktikan kapasitasnya melalui proses seleksi yang terbuka, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Selanjutnya, setelah tiga besar ini ditetapkan, saya bersama Bapak Wakil Bupati akan mempelajari dan mempertimbangkannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tidak ada perlakuan khusus ataupun keberpihakan kepada siapa pun. Semua yang masuk dalam tiga besar adalah putra-putra terbaik daerah, anak negeri yang telah melalui proses seleksi secara terbuka dan objektif," tegasnya.
Pernyataan tersebut dinilai menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam membangun tata kelola birokrasi yang mengedepankan sistem merit, di mana jabatan strategis diisi berdasarkan kompetensi, integritas, rekam jejak, dan kemampuan kepemimpinan, bukan atas dasar kedekatan maupun kepentingan tertentu.
Lebih lanjut, Bupati Samaun menegaskan bahwa keputusan yang nantinya diambil akan sepenuhnya mempertimbangkan kebutuhan organisasi pemerintahan, tantangan pembangunan daerah, serta kemampuan calon dalam mengoordinasikan roda birokrasi secara efektif.
"Nanti kita lihat siapa yang pada akhirnya akan dipilih dan ditetapkan sebagai Sekretaris Daerah berdasarkan kompetensi, integritas, serta kebutuhan organisasi pemerintahan," katanya.
Pengumuman tiga besar ini sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian seleksi yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Panitia Seleksi memastikan proses telah dilaksanakan sesuai prinsip profesionalitas, akuntabilitas, transparansi, dan memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara sebelum hasil diumumkan kepada publik.
Kini perhatian masyarakat Fakfak tertuju pada tahapan berikutnya, yakni penentuan figur yang akan memimpin birokrasi sebagai Sekretaris Daerah. Siapa pun yang nantinya dipercaya menduduki jabatan tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak reformasi birokrasi, memperkuat koordinasi antar perangkat daerah, serta mengawal pelaksanaan visi dan misi pembangunan Kabupaten Fakfak.
Dengan lahirnya tiga besar hasil seleksi terbuka ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berbasis kompetensi. Semangat meritokrasi yang dikedepankan diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat bahwa jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah diberikan kepada aparatur terbaik yang siap mengabdi demi kemajuan Kabupaten Fakfak.
Writter & Editor : Den

























Komentar via Facebook