Nelayan di Perairan Kairatu Hilang Diduga Tenggelam, Tim SAR Gabungan Bergerak Cari Korban
AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Sebuah kondisi membahayakan jiwa manusia terjadi di perairan sekitar Pantai Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat. Seorang nelayan dilaporkan hilang dan diduga tenggelam setelah perahunya ditemukan kosong melayang di perairan setempat, Rabu pagi.
Kronologi Singkat Kejadian
Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Ambon dari warga sekitar, Fathin Tuasamu, kejadian bermula pada Rabu (12/8) sekira pukul 05.30 WIT, ketika nelayan bernama Dedi Suneth (46 tahun) berangkat sendirian mencari ikan ke perairan Pantai Desa Kairatu.
Belum sampai dua jam kemudian, tepatnya pukul 07.00 WIT, perahu korban ditemukan melayang kosong oleh nelayan lain di perairan yang sama. Keluarga dan warga yang mengetahui hal itu segera melakukan pencarian, namun hingga siang hari korban belum juga ditemukan. Diduga korban mengalami tenggelam karena memiliki riwayat penyakit ayan. Pihak keluarga kemudian meminta bantuan pencarian dan pertolongan.
Tim SAR Dikerahkan Segera
Menyusul laporan tersebut, Kansar Ambon segera mengerahkan Tim Rescue pada pukul 11.20 WIT melalui jalur darat menggunakan truk personil lengkap dengan peralatan SAR. Tim menuju Pelabuhan Feri Hunimua-Liang, lalu melanjutkan perjalanan lewat jalur laut menuju Desa Waipirit, Kabupaten Seram Bagian Barat, sebelum bergerak lanjut ke lokasi kejadian di Dusun Leamahu.
Perkiraan waktu tiba tim di lokasi kejadian sekira pukul 15.00 WIT.
Unsur dan Peralatan yang Dikerahkan
Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan dengan kekuatan dan peralatan sebagai berikut:
Personill
- Kansar Ambon: 4 Orang
- Polair: 1 Orang
- BPBD Kabupaten SBB: 2 Orang
- Masyarakat: 20 Orang
Peralatan:
- Truk Personil: 1 Unit
- Perahu Karet: 1 Unit
- Alat Selam: 3 Set
- Kompresor Selam: 1 Unit
- Perahu Nelayan: 3 Unit
Kondisi Cuaca dan Laut
Saat ini cuaca di lokasi berawan. Angin bertiup dari Timur Laut ke Barat Laut dengan kecepatan 8–28 knot, dan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Kondisi laut tersebut dipantau cukup mendukung pelaksanaan operasi pencarian.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon akan terus memantau perkembangan dan menyampaikan informasi terbaru seiring berjalannya operasi pencarian korban.
(M.N)

























Komentar via Facebook