Piet Rafra Soroti Lemahnya Koordinasi Distrik, Desak Pemkab Mimika Gelar Raker Perdana Sejak Daerah Berdiri

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 30 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Piet Rafra Soroti Lemahnya Koordinasi Distrik, Desak Pemkab Mimika Gelar Raker Perdana Sejak Daerah Berdiri

Piet Rafra Soroti Lemahnya Koordinasi Distrik, Desak Pemkab Mimika Gelar Raker Perdana Sejak Daerah Berdiri

TIMIKA Kabarsulselindonesia.web.id – Mantan Kepala Distrik yang kini aktif di dunia politik, Piet Rafra, menilai sudah saatnya Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar Rapat Kerja (Raker) seluruh Kepala Distrik sebagai forum resmi untuk mengevaluasi kinerja pemerintahan di tingkat distrik sekaligus memperkuat arah pembangunan daerah.

Menurut Rafra, distrik merupakan wajah pertama pemerintah di tengah masyarakat. Karena itu, seluruh program pelayanan publik dan pembangunan harus dikawal melalui koordinasi yang kuat, evaluasi berkala, serta kebijakan yang terukur.31/07/2026

Ia mengungkapkan bahwa sejak Kabupaten Mimika resmi berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 1999, belum pernah dilaksanakan Rapat Kerja yang mempertemukan seluruh kepala distrik dalam satu forum evaluasi.

"Padahal, distrik adalah ujung tombak pemerintahan. Jika tidak ada evaluasi dan penyamaan persepsi, maka akan sulit memastikan setiap program berjalan sesuai target dan kebutuhan masyarakat," ujar Rafra.

Ia menegaskan, Raker bukan sekadar agenda seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan, mengevaluasi capaian program, memperkuat koordinasi antarwilayah, serta memastikan implementasi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika berjalan efektif di seluruh distrik.

Rafra berharap seluruh 18 distrik di Kabupaten Mimika dilibatkan dalam forum tersebut agar pemerintah memiliki gambaran utuh mengenai tantangan pelayanan publik di setiap wilayah.

Karena itu, ia meminta Bupati Mimika segera menginstruksikan Bagian Pemerintahan Setda Mimika untuk menyusun agenda Raker sebagai langkah nyata memperkuat tata kelola pemerintahan dari tingkat distrik.

"Kalau pemerintah ingin pelayanan publik semakin baik dan pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke kampung-kampung, maka pembenahan harus dimulai dari distrik. Raker menjadi instrumen penting untuk menyatukan langkah dan meningkatkan kualitas pelayanan," tegasnya.

Rafra berharap usulan tersebut dapat menjadi masukan yang konstruktif bagi Pemerintah Kabupaten Mimika dalam membangun sistem pemerintahan yang lebih efektif, terukur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Editor: Bruce Elang