Jamur Kecil, Pelajaran Besar bagi Manusia: Pemuda Mimika Yohanis Wantik Soroti Pentingnya Menjaga Keseimbangan Alam

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 20 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Jamur Kecil, Pelajaran Besar bagi Manusia: Pemuda Mimika Yohanis Wantik Soroti Pentingnya Menjaga Keseimbangan Alam

Jamur Kecil, Pelajaran Besar bagi Manusia: Pemuda Mimika Yohanis Wantik Soroti Pentingnya Menjaga Keseimbangan Alam

Mimika Kabarsulselindonesia.web.id – Keberadaan jamur yang sering tumbuh liar di sekitar pekarangan rumah ternyata menyimpan pelajaran penting tentang kehidupan dan keseimbangan alam. Hal tersebut disampaikan oleh Pemuda Kabupaten Mimika, Yohanis Wantik (Yowan), yang mengajak masyarakat untuk tidak memandang remeh organisme kecil tersebut.

Menurut Yowan,Jamur bukan tumbuhan dan bukan pula hewan. Dalam ilmu biologi modern, jamur masuk dalam kelompok tersendiri, yaitu Kingdom Fungi, karena memiliki cara hidup dan karakteristik yang berbeda.20/06/2026

“Banyak orang hanya melihat jamur sebagai benda kecil yang tumbuh di tempat lembap, lalu mengabaikannya. Padahal, jamur adalah pekerja alam yang diam-diam membersihkan sisa kehidupan dan mengembalikan unsur hara ke tanah,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa berbeda dengan tumbuhan yang menghasilkan makanan melalui fotosintesis, jamur memperoleh nutrisi dengan menyerap zat organik dari lingkungan sekitarnya. Peran inilah yang menjadikan jamur sebagai pengurai penting dalam menjaga siklus kehidupan.

Lebih jauh, Yowan menyampaikan kritik bahwa manusia sering merasa menjadi penguasa alam, tetapi lupa bahwa keberlangsungan hidup manusia juga bergantung pada makhluk-makhluk kecil yang sering tidak terlihat.

“Kalau jamur yang kecil saja memiliki tugas besar menjaga keseimbangan alam, maka manusia seharusnya memiliki kesadaran yang jauh lebih besar untuk menjaga bumi, bukan justru menjadi penyebab kerusakan lingkungan,” ujarnya.

Yowan berharap keberadaan jamur dapat menjadi pengingat bahwa setiap makhluk hidup memiliki fungsi dan nilai tersendiri dalam ekosistem. Dari organisme yang paling kecil sekalipun, manusia dapat belajar tentang kerja, keseimbangan, dan penghargaan terhadap alam.

Editor : Bruce Elang