Pengukuhan Kepala OJK Maluku: Perkuat Sinergi dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 18 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Pengukuhan Kepala OJK Maluku: Perkuat Sinergi dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah

AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia resmi mengukuhkan Herman Biladi sebagai Kepala OJK Provinsi Maluku. Acara pengukuhan berlangsung di Kantor OJK Provinsi Maluku, Karang Panjang, Ambon, pada Senin (18/5/2026), dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, pimpinan daerah, serta para pemangku kepentingan sektor keuangan.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Audit sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK RI, Sophia Wattimena, mengawali acara dengan mengajak seluruh hadirin memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Daerah, DPD RI, DPRD, Forkopimda, pimpinan lembaga jasa keuangan, akademisi, tokoh masyarakat, rekan media, dan seluruh pihak yang telah hadir. Kehadiran mereka, kata Sophia, menjadi bukti nyata kekuatan sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung penguatan sektor jasa keuangan di Maluku.

Sophia secara khusus mengucapkan selamat kepada Herman Biladi atas amanah barunya. Ia berharap momen pengukuhan ini menjadi semangat baru untuk terus berkarya, memperkuat peran OJK di daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku yang inklusif dan berkelanjutan. “Saya berharap momentum ini menjadi dorongan untuk berkiprah nyata mewujudkan OJK yang andal dan kredibel, serta meningkatkan peran sektor jasa keuangan bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

Sophia menekankan bahwa ke depan, tantangan pelaksanaan tugas OJK semakin kompleks, terlebih sejak berlakunya Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Kewenangan OJK kini semakin luas, seiring tingginya ekspektasi masyarakat terhadap kinerja lembaga ini. Oleh karena itu, peran kepala OJK di daerah menjadi sangat strategis, tidak hanya dalam memahami dinamika sektor keuangan, tetapi juga dalam membangun komunikasi, koordinasi, dan sinergi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan. “Profesionalisme, integritas, dan kemampuan berkolaborasi adalah kunci agar kehadiran OJK benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan perekonomian,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi kinerja ekonomi Maluku yang positif. Berdasarkan data triwulan I tahun 2026, pertumbuhan ekonomi provinsi ini tercatat mencapai 5,16 persen secara tahunan (yoy), sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional. Capaian ini menunjukkan aktivitas ekonomi berjalan baik, namun Sophia mengingatkan untuk tetap waspada terhadap tantangan makro ekonomi yang berpotensi mempengaruhi daya beli masyarakat. Di sinilah peran OJK sangat dibutuhkan untuk terus mendorong sektor jasa keuangan agar semakin berkontribusi pada pembiayaan investasi, perluasan akses keuangan, dan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

Perkembangan positif juga terlihat dari kinerja industri jasa keuangan di Maluku. Fungsi intermediasi perbankan tampak kuat melalui pertumbuhan kredit, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), dan aset pada triwulan pertama 2026. Sektor pasar modal pun menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat, terlihat dari bertambahnya jumlah investor dan nilai transaksi saham. Kemajuan ini menjadi modal berharga bagi OJK Maluku untuk memperkuat pengawasan, literasi, serta inklusi keuangan guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.

Menutup sambutannya, Sophia berpesan kepada seluruh jajaran OJK, khususnya para pimpinan satuan kerja di daerah, untuk senantiasa bekerja dengan integritas, dedikasi, dan profesionalisme tinggi. Pemimpin OJK diharapkan menjadi teladan dalam tata kelola yang baik, menjaga kepercayaan publik, serta memastikan setiap kebijakan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sophia juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Andi Mohammad Yusuf, Kepala OJK Maluku periode 2024–2026, yang telah memimpin dengan dedikasi tinggi. Ia berharap keberhasilan yang telah dicapai dapat dilanjutkan dan ditingkatkan oleh Herman Biladi di masa mendatang.

Acara pengukuhan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath; Anggota DPD RI, Novita Anakotta; Deputi Komisioner Sistem Informasi dan Daerah, Bambang Wiryadi; Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Muhammat Muklasim; Wakil Ketua III DPRD Provinsi Maluku, Asis Sangkalla; para Walikota dan Bupati se-Provinsi Maluku; pimpinan Forkopimda Maluku; pimpinan perguruan tinggi, akademisi, perwakilan Ikatan Istri OJK dari pusat dan daerah, serta para pemimpin lembaga jasa keuangan di Maluku.

Sophia menutup sambutannya dengan doa agar momen ini menjadi langkah awal penguatan peran OJK, mempererat sinergi antarpihak, serta meningkatkan kontribusi sektor keuangan demi kesejahteraan masyarakat Maluku. “Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa meridhoi setiap langkah dan ikhtiar kita dalam menjalankan amanah ini,” pungkasnya.

(M.N)