Musik Jadi Suara Kemanusiaan, FOMIKA Mimika Turun ke Jalan Galang Dukungan untuk Korban Gempa Flores

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 22 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Musik Jadi Suara Kemanusiaan, FOMIKA Mimika Turun ke Jalan Galang Dukungan untuk Korban Gempa Flores

Musik Jadi Suara Kemanusiaan, FOMIKA Mimika Turun ke Jalan Galang Dukungan untuk Korban Gempa Flores

TIMIKA Kabarsulselindonesia.web.id — Kepedulian terhadap korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak hanya disuarakan melalui bantuan material. Di Mimika, kepedulian itu juga mengalir melalui musik.22/8/26

Forum Musisi Mimika (FOMIKA) turun langsung ke ruang publik dengan menggelar aksi musik kemanusiaan di perempatan lampu merah Bank Papua, Timika. Aksi tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap penggalangan dana yang dilakukan Flobamora Kabupaten Mimika untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Flores.

Di tengah padatnya aktivitas warga dan arus kendaraan, para musisi FOMIKA memainkan sejumlah lagu sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk tidak menutup mata terhadap penderitaan sesama.

Bagi FOMIKA, musik pada momentum tersebut bukan sekadar hiburan. Musik dijadikan medium untuk mengetuk kepedulian publik sekaligus menggerakkan solidaritas masyarakat Mimika terhadap saudara-saudara mereka yang tengah menghadapi dampak bencana.

 “Musik adalah bahasa hati. Hari ini kami bermain bukan untuk panggung hiburan, tetapi untuk menyampaikan pesan kepedulian. Satu nada, satu kebaikan, satu harapan untuk Flores yang sedang berduka,” demikian pesan yang disampaikan dalam aksi tersebut.»

Aksi FOMIKA menunjukkan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak selalu harus hadir dalam bentuk yang besar. Kepedulian dapat dimulai dari apa yang dimiliki setiap orang dan dilakukan bersama-sama.

Para musisi memilih turun ke jalan, membawa alat musik dan kemampuan mereka, untuk mengajak masyarakat ikut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Pesan yang hendak disampaikan pun sederhana tetapi tegas: ketika bencana menimpa saudara sebangsa, kepedulian tidak boleh berhenti pada rasa iba. Kepedulian harus diwujudkan dalam tindakan.

Dukungan FOMIKA terhadap penggalangan dana Flobamora juga memperlihatkan kuatnya ikatan sosial masyarakat Mimika yang berasal dari berbagai latar belakang daerah. Di tengah keberagaman, rasa kemanusiaan menjadi titik temu yang menyatukan.

Aksi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa ruang publik bukan hanya tempat lalu lintas dan aktivitas ekonomi. Ruang publik juga dapat menjadi panggung solidaritas, tempat masyarakat menyuarakan kepedulian terhadap mereka yang sedang menghadapi musibah.

FOMIKA berharap aksi musik tersebut dapat mengetuk semakin banyak hati masyarakat Mimika untuk ikut membantu sesuai kemampuan masing-masing.

Sebab bagi para musisi, nada mungkin hanya terdengar beberapa menit, tetapi kepedulian yang lahir dari sebuah aksi kemanusiaan dapat meninggalkan jejak jauh lebih panjang.

Editor: Bruce Elang