Tutup DPRD Expo 2026, Ketua DPRD Maurits Tamaela: Perputaran Capai Rp320 Juta, Gedung DPRD Akan Didesain Jadi "Rumah Rakyat"

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 04 September 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Tutup DPRD Expo 2026, Ketua DPRD Maurits Tamaela: Perputaran Capai Rp320 Juta, Gedung DPRD Akan Didesain Jadi

AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Ketua DPRD Kota Ambon, Maurits Tamaela, secara resmi menutup rangkaian DPRD Kota Ambon Expo 2026 yang berlangsung di Halaman Kantor DPRD Kota Ambon, Jalan Rijali, Kamis (3/9/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini ditutup dengan penuh sukacita, dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD, perwakilan OJK Provinsi Maluku, Direktur Bank Maluku dan Malut, perwakilan Kementerian Hukum dan HAM Maluku, para pelaku UMKM, serta masyarakat Kota Ambon. Penutupan juga dimeriahkan oleh penampilan penyanyi pop Kota Ambon, pembagian hadiah lomba panjat pinang, dan pembagian doorprize.

Dalam sambutannya, Maurits menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas antusiasme luar biasa masyarakat selama dua hari pelaksanaan Expo. Hingga pukul 17.00 WIT pada hari kedua, perputaran uang di Expo telah mencapai Rp320 juta. Angka tersebut diprediksi akan terus bertambah dan berpotensi menembus Rp400 juta seiring berlanjutnya kegiatan hingga malam dan penambahan waktu khusus hingga Jumat (4/9/2026).

"Sampai jam 5 sore tadi, perputaran uang sudah mencapai Rp320 juta. Itu angka nyata untuk dua hari. Diprediksi akan terus bertambah, bahkan bisa tembus Rp400 juta. Ini bukti nyata dukungan masyarakat terhadap produk lokal karya anak daerah kita sendiri," ungkapnya.

Expo tahun 2026 ini merupakan pelaksanaan ketiga kalinya dalam periodesasi DPRD 2024–2029. Maurits menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen nyata untuk mendekatkan wakil rakyat dengan rakyat.

"DPRD berasal dari rakyat, untuk rakyat, dan selalu bersama rakyat. Menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan kepentingan rakyat memang tugas pokok kami. Tapi lebih dari itu, DPRD ingin hadir lebih dekat — tanpa jarak, tanpa sekat," tegasnya.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pelaku UMKM, DPRD Kota Ambon memutuskan untuk memberikan tempat khusus bagi para pelaku UMKM tetap beroperasi hingga Jumat (4/9/2026). Bahkan, rangkaian makan patita dan jamuan resmi pada Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Ambon ke-451 dijadwalkan Jumat, ditiadakan — agar seluruh tamu undangan dapat menikmati dan mendukung produk UMKM yang ada di lokasi Expo.

Poin paling mendalam dan menjadi terobosan baru disampaikan Maurits di akhir sambutan: Gedung DPRD Kota Ambon akan didesain ulang menjadi "Rumah Rakyat" yang sebenar-benarnya.

"Kami berkomitmen untuk merancang gedung ini menjadi rumah rakyat. Beberapa ruangan yang biasanya digunakan untuk rapat alat kelengkapan dewan maupun paripurna, akan kami buka dan dapat digunakan oleh rakyat untuk kegiatan musyawarah, kesenian, dan pertemuan sosial — tentunya diatur melalui Sekretariat DPRD," ungkapnya.

Lebih jauh lagi, direncanakan pembangunan Baileo Rakyat di halaman depan kantor DPRD. Konsepnya: setiap akhir pekan — Jumat, Sabtu, atau Minggu — lokasi ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kegiatan kesenian, pameran, pertemuan warga, dan berbagai kegiatan positif lainnya.

"Kami tidak ingin ada jarak antara DPRD dan rakyat. Masyarakat tidak boleh canggung dengan kami. Kami bukan elit — kami berasal dari rakyat. Konsep ini kami targetkan dapat mulai diterapkan pada tahun 2027," jelas Maurits.

Maurits menutup dengan menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor, mitra, panitia, dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya Expo 2026. Ia juga mengajak seluruh warga Kota Ambon untuk tetap hadir dan berpartisipasi hingga hari terakhir.

"Kami mohon maaf apabila selama pelaksanaan Expo terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Semoga Tuhan memberkati kita semua. Mari terus bersatu, terus berkarya, dan terus membangun Kota Ambon yang kita cintai bersama," pungkasnya.

(M.N)