Lulusan Ketiga Sitanala Learning Center: Unggul Ilmu dan Karakter Demi Ambon, Maluku, dan Bangsa
Ambon,Kabarsulsel-Indonesia.web.8d. Usai acara Purnawiyata gabungan SD dan SMP Kristen Rehoboth yang berlangsung di Aula Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Jumat (12/6/2026), Ketua Umum Yayasan Pendidikan Dr. J. Bernardus Sitanala menyampaikan rasa syukur sekaligus arahan penting bagi masa depan lembaga dan para siswa.
Ini merupakan pelepasan angkatan ketiga sejak berdirinya Sitanala Learning Center pasca berakhirnya kerja sama sebelumnya dengan Sekolah Lentera. Tahun ini, sebanyak 10 siswa SD dan 20 siswa SMP resmi dinyatakan lulus.
-Unggul Berakar pada Iman dan Ilmu
Menurut Dr. Bernardus, misi utama yayasan adalah melahirkan generasi yang unggul dan takut akan Tuhan. Keunggulan akademik memang diprioritaskan, namun pembentukan karakter tetap menjadi ciri khas utama pendidikan Kristen yang dikembangkan.
“Anak?anak kami sangat cepat menangkap pelajaran dan terbuka dalam pembinaan watak. Kami juga menanamkan kebiasaan riset dan kegiatan ekstrakurikuler, yang terbukti mampu membawa mereka meraih berbagai prestasi,” jelasnya.
-Kualitas di Atas Jumlah
Minat masyarakat terhadap sekolah ini terus meningkat secara nyata. Jika dibandingkan tahun lalu, pendaftaran baru menunjukkan lonjakan yang menggembirakan: SD tercatat 46 calon siswa, SMP 26 orang, dan SMA baru dibuka dengan 32 pendaftar. Meski demikian, yayasan tetap berpegang pada prinsip kualitas lebih penting daripada jumlah.
“Kapasitas ruang belajar kami terbatas satu kelas maksimal hanya 20 siswa. Kami tidak ingin menambah jumlah peserta didik jika kualitas bimbingan malah menurun,” tegasnya.
-Komitmen Pengembangan dan Harapan Masa Depan
Pihak yayasan berjanji terus meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dan layanan pendidikan. Tahun ini akan segera dijalin kerja sama dengan lembaga pendidikan di Jakarta serta Persekutuan Gereja?gereja di Indonesia (PGI) guna memperkaya metode pembinaan.
Kepada para lulusan, pesannya tegas: jadikan kelulusan ini tanggung jawab, bukan sekadar euforia. Teruslah berprestasi di mana pun berada, karena tantangan zaman kian kompleks. Kepada orang tua, ia mengajak tetap konsisten mendampingi pertumbuhan karakter anak hingga ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Prestasi anak?anak Sekolah Kristen Rehoboth bukan milik gereja saja, melainkan untuk Ambon, untuk Maluku, dan untuk seluruh bangsa Indonesia , sesuai visi pendidikan Gereja Protestan Maluku,” pungkasnya.
(M.N)

























Komentar via Facebook