Siasati Keterbatasan Fiskal, BI Maluku Tekankan Sinergi dan Inovasi Digital untuk Dorong UMKM Naik Kelas

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 09 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Siasati Keterbatasan Fiskal, BI Maluku Tekankan Sinergi dan Inovasi Digital untuk Dorong UMKM Naik Kelas

AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Kondisi perekonomian Provinsi Maluku saat ini tengah menghadapi tekanan berat, terutama akibat keterbatasan kemampuan fiskal daerah. Menyadari tantangan tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi lintas instansi guna membangun perekonomian daerah yang lebih kuat dan inklusif.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Surya Alamsyah, di sela-sela pembukaan 6th Maluku Manggurebe yang berlangsung di Patimura Park Ambon, Kamis (8/10).

"Melihat kondisi Maluku secara umum, saat ini banyak tekanan terutama dari kemampuan fiskalnya. Untuk mensiasati keterbatasan itu, kita perlu meningkatkan koordinasi. Tidak bisa semua dilakukan secara parsial oleh sebagian instansi saja," tegas Surya.

Menurut Surya, pelaksanaan Maluku Manggurebe yang berhasil konsisten berjalan hingga tahun keenam merupakan bukti nyata adanya sinergi yang solid di daerah. Acara ini menjadi wadah kolaborasi erat antara Pemerintah Daerah (Pemda), Dekranasda, serta berbagai instansi, baik di tingkat daerah maupun instansi vertikal. Tanpa sinergi yang kuat, keberlanjutan program ini tidak akan bertahan hingga enam tahun.

Uji Pasar dan Inovasi Digital UMKM

Ada yang berbeda pada penyelenggaraan tahun ini. Bank Indonesia mulai menggeser fokus pada peningkatan literasi digital para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus memetakan prospek pasar pasca-kegiatan.

Maluku Manggurebe kali ini juga dijadikan sebagai ajang uji pasar (market test) bagi para pelaku usaha. Produk-produk yang dipamerkan pun telah melalui proses kurasi yang sangat ketat dari sekian banyak pendaftar.

"Ini menjadi momentum bagi UMKM untuk melihat bagaimana respons pasar terhadap inovasi-inovasi baru yang mereka keluarkan," ujarnya.

Strategi Terstruktur BI Agar UMKM Naik Kelas

Sebagai langkah nyata dalam mendorong perkembangan ekonomi lokal, Bank Indonesia telah merancang tahapan strategis agar UMKM di Maluku dapat meningkatkan kualitas produk dan naik kelas.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus berkolaborasi dengan instansi terkait untuk menyediakan pelatihan yang berkesinambungan dan terstruktur. Fokus utamanya tidak hanya pada perbaikan kualitas produk, melainkan juga pada dua aspek krusial lainnya:

• Pengelolaan Keuangan: Memperbaiki sistem manajemen keuangan internal UMKM agar lebih profesional dan bankable.

• Akses Pasar Baru: Membuka jaringan pemasaran yang lebih luas, baik melalui skema business-to-business (B2B) maupun optimalisasi pemasaran online secara digital.

Melalui langkah-langkah terstruktur ini, Bank Indonesia optimistis keterbatasan fiskal daerah bukan menjadi penghalang, melainkan momentum bagi UMKM Maluku untuk bangkit dan menjadi motor penggerak ekonomi yang tangguh.

(M.N)