Anggaran MTQ Mimika Diduga Gelap, Masyarakat Desak APH Turun Tangan
Mimika,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Pengelolaan dana kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kabupaten Mimika periode 2023–2024 kini menjadi sorotan tajam publik. Ketidaktransparanan panitia dalam memaparkan rincian anggaran memicu dugaan kuat adanya manipulasi data fiktif yang berpotensi merugikan keuangan negara.
Masyarakat melalui kelompok yang menamakan diri "Elang" mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan mengusut tuntas kasus ini. Mereka menuntut agar seluruh angka anggaran dibuka secara utuh, mulai dari tahap perencanaan hingga realisasi, demi menjaga kejujuran bersama.
-Anggaran Mencapai Puluhan Miliar
Berdasarkan standar pembiayaan di daerah lain, nilai anggaran MTQ rata-rata berkisar antara Rp8 miliar hingga Rp15 miliar per tahun. Jika diterapkan di Mimika, maka total dana yang dikelola selama dua tahun terakhir diperkirakan mencapai angka fantastis, berkisar antara Rp16 miliar hingga Rp30 miliar.
Angka ini tentu harus diverifikasi melalui dokumen resmi seperti DPA dan LPJ. Namun hingga kini, data tersebut masih ditutup-tutupi.
Pos Belanja yang Diduga Dimanipulasi
Publik menyoroti sejumlah pos belanja yang dikenal memiliki risiko tinggi terjadinya penyimpangan, antara lain:
- Sewa Tenda & Panggung: Diperkirakan menyerap Rp2 miliar – Rp5 miliar.
- Konsumsi: Menelan biaya Rp1 miliar – Rp3 miliar.
- Akomodasi: Mencapai Rp1 miliar – Rp4 miliar.
- Transportasi & Operasional: Sekitar Rp500 juta – Rp2 miliar.
- Hadiah & Pembinaan: Sekitar Rp500 juta – Rp1,5 miliar.
Dengan nilai sebesar itu, dugaan kuat muncul adanya "kong kali kong" atau persekongkolan antara ketua panitia dengan pihak-pihak tertentu dalam pengadaan barang dan jasa.
Tiga Data Wajib Dibuka
Untuk membuktikan akuntabilitas, masyarakat menuntut pemerintah daerah segera mempublikasikan tiga hal utama:
1. Total Anggaran Resmi: Berapa nilai pasti APBD yang dialokasikan dan direalisasikan tahun 2023 dan 2024?
2. Nilai Kontrak: Berapa nilai kontrak dengan penyedia jasa (CV/Perusahaan) untuk tenda, katering, dan EO? Siapa nama pelaksananya?
3. Data Peserta: Berapa jumlah kafilah dan peserta yang didanai, serta berapa rincian biaya per orang?
-Pemda Tutup Mulut
Dengan potensi nilai mencapai puluhan miliar, kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan pengelolaan dana publik yang besar. Tanpa keterbukaan, mustahil masyarakat bisa menilai efisiensi dan ketepatan penggunaan anggaran.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak media telah melakukan konfirmasi kepada Pemerintah Daerah Mimika, namun hingga saat ini belum ada tanggapan atau jawaban yang memuaskan.
"Kami tidak butuh basa-basi. Yang kami butuhkan adalah bukti angka yang nyata. Jangan sampai uang rakyat habis tapi manfaat tak terasa," tegas sumber tersebut.
(Elang)

























Komentar via Facebook