POTENSI MELIMPAH TAK AKAN PERNAH MENJADIKAN DAERAH KAYA TANPA SISTEM YANG KUAT
POTENSI MELIMPAH TAK AKAN PERNAH MENJADIKAN DAERAH KAYA TANPA SISTEM YANG KUAT
Mimika Kabarsulselindonesia.web.id – Kekayaan sumber daya alam yang melimpah tidak otomatis mengantarkan sebuah daerah menjadi maju dan sejahtera. Tanpa sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas, potensi besar hanya akan menjadi angka di atas kertas, sementara kesejahteraan masyarakat tetap berjalan di tempat.
Pandangan tersebut disampaikan Yowan, yang menilai bahwa kemajuan suatu daerah tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya cadangan sumber daya alam, bonus demografi, maupun peluang ekonomi digital. Menurutnya, faktor penentu sesungguhnya adalah kualitas tata kelola pemerintahan.01/08/2026
Ia menegaskan bahwa kebocoran anggaran, lemahnya pengawasan, birokrasi yang tidak efektif, serta praktik korupsi, kolusi, nepotisme (KKN), dan suap merupakan penghambat utama yang dapat menggerus manfaat pembangunan. Kondisi seperti itu, kata Yowan, berpotensi menghambat investasi, menurunkan kepercayaan publik, dan memperlebar kesenjangan sosial apabila tidak dicegah melalui sistem yang kuat.
"Mengubah kekayaan alam, bonus demografi, dan ekonomi digital menjadi kemajuan nyata bukan sekadar soal besarnya potensi. Yang paling penting adalah keberanian untuk membangun dan tunduk pada sistem yang transparan, akuntabel, berintegritas, serta bebas dari praktik KKN dan suap. Tanpa itu, daerah yang kaya sumber daya akan terus kesulitan mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat," tegas Yowan.
Menurutnya, reformasi tata kelola harus menjadi prioritas utama. Pemerintah dituntut memperkuat pengawasan, meningkatkan keterbukaan informasi publik, memastikan setiap rupiah anggaran dapat dipertanggungjawabkan, serta menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan kelompok maupun individu.
Yowan menekankan bahwa sejarah telah menunjukkan banyak daerah kaya sumber daya gagal berkembang bukan karena kekurangan potensi, melainkan karena lemahnya sistem yang membuka ruang bagi penyalahgunaan kewenangan. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan integritas, transparansi, dan profesionalisme sebagai fondasi utama dalam membangun daerah.
Editor: Bruce Elang

























Komentar via Facebook