Wali Kota Tutup Festival Benteng Nieuw Victoria: Lestarikan Sejarah, Kuatkan Persaudaraan
AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, secara resmi menutup Festival Benteng Nieuw Victoria Tahun 2026 yang berlangsung meriah dan dipadati ribuan masyarakat kota Ambon yang penuh semangat ingin melihat secara langsung tampilan dari Penyanyi-penyanyi kota Ambon di Lapangan Merdeka Ambon, Selasa (8/9/2026), setelah digelar selama dua hari penuh.
Penutupan ini dihadiri oleh unsur pimpinan tertinggi daerah, antara lain Pangdam XV/Pattimura Mayjend TNI Dody Triwinarto beserta jajaran, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Sadali Ie, jajaran Forkopimda Kota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Komandan Satuan Pertahanan Pantai Koderal X/Ambon, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Maluku Dody Wiranto, Ketua TP-PKK Kota Ambon, Sekretaris Kota Ambon Robert Sapulette, serta seluruh pimpinan OPD dan instansi terkait.
Mengawali sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh hadirin memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar dan penuh kebersamaan.
"Kita semua patut berterima kasih kepada Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Maluku yang untuk kedua kalinya menyelenggarakan Festival Benteng Nieuw Victoria, setelah pertama kali sukses digelar pada tahun 2024."
Pemerintah Kota Ambon memberikan apresiasi tinggi sekaligus harapan agar festival ini terus berlangsung setiap tahun. Di hadapan ribuan warga, Wali Kota pun bertanya: "Warga Kota Ambon setuju tidak jika festival ini terus berlangsung setiap tahun?" — disambut sorak gemuruh "SETUJU!" dari seluruh penjuru Lapangan Merdeka.
"Bapak Kepala Balai, tolong sampaikan ke Bapak Menteri: warga Kota Ambon meminta agar kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun. Terima kasih, Pak Kepala Balai."
Festival ini, lanjut Wali Kota, bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat pentingnya menjaga dan melestarikan sejarah serta budaya leluhur.
"Kita ingin seluruh warga Ambon tahu bahwa di kota ini ada Benteng Victoria, dan ada begitu banyak budaya serta keragaman seni yang kita miliki. Ambon adalah tempat pertemuan — semua ada di sini. Sanggar-sanggar hidup dan berkembang di kota ini. Mau tampilkan tarian dari mana saja, silakan — yang penting untuk melestarikan budaya kita."
Selain pentas seni dan karnaval budaya, festival ini juga memberi ruang luas bagi para pelaku UMKM Kota Ambon untuk memasarkan produk mereka. Hal ini sejalan dengan upaya Pemkot Ambon membangun ekosistem ekonomi kreatif, menggabungkan budaya, seni, dan kewirausahaan agar masyarakat tetap mandiri di tengah tekanan ekonomi.
"Di tengah situasi yang sulit, kita tetap eksis karena memberi ruang bagi kemandirian masyarakat lewat UMKM dan ekonomi kreatif."
Wali Kota juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku, Kodam XV/Pattimura, dan seluruh warga yang mendukung penuh kegiatan ini. Ia mengajak semua pihak untuk terus mempererat persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan — sebagaimana semangat Pela Gandong.
"Saling mendukung, jaga persaudaraan, tingkatkan toleransi. Siapapun pemimpinnya, pasti senang melihat kita bersatu. Sayang lain hidup orang, bersaudara — potong dikuku rasa di daging. Itulah pondasi terkuat bagi Ambon dan Maluku."
Di akhir sambutan, Wali Kota Bodewin M. Wattimena secara resmi menyatakan Festival Benteng Nieuw Victoria 2026 ditutup secara resmi, dengan doa agar Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati seluruh upaya pembangunan Kota Ambon yang kita cintai bersama.
(M.N)

























Komentar via Facebook