KONSER AMAL DI STADION LANGGUR JADI PANGGUNG KEMANUSIAAN, THAHER HANUBUN: KEKUATAN KEI ADA PADA “AIN NI AIN”

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 04 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

KONSER AMAL DI STADION LANGGUR JADI PANGGUNG KEMANUSIAAN, THAHER HANUBUN: KEKUATAN KEI ADA PADA “AIN NI AIN”

KONSER AMAL DI STADION LANGGUR JADI PANGGUNG KEMANUSIAAN, THAHER HANUBUN: KEKUATAN KEI ADA PADA “AIN NI AIN”

LANGGUR, MALUKU TENGGARA Kabarsulselindonesia.web.id  — Konser amal yang digelar di Stadion Langgur, Sabtu malam, berlangsung meriah dan dihadiri ribuan masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara dan kota Tual.

Namun, kemeriahan tersebut tidak sekadar menghadirkan hiburan musik. Panggung konser justru menjadi ruang solidaritas dan kepedulian sosial, mempertemukan pemerintah, masyarakat, seniman, dunia usaha, serta berbagai elemen daerah dalam satu semangat kemanusiaan.

Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, dalam sambutannya menegaskan bahwa konser tersebut harus dimaknai lebih dari sekadar pertunjukan musik.3/10/26

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata bagaimana kekuatan masyarakat Kepulauan Kei dapat digerakkan melalui semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.

  “Malam ini bukan sekadar konser, tetapi tentang kemanusiaan. Kita datang dengan kondisi dan kemampuan berbeda. Ada yang memberikan uang, membeli tiket, menjadi donatur, menyumbang tenaga, hingga membagikan talentanya. Ketika semuanya disatukan, kita sedang membangun sesuatu yang lebih besar daripada sebuah pertunjukan. Kita sedang membangun harapan,” ujar Thaher.»

Pernyataan tersebut mendapat sambutan meriah dari masyarakat yang memenuhi kawasan Stadion Langgur.

Ain Ni Ain Jadi Kekuatan Masyarakat Kei

Thaher kemudian mengaitkan semangat solidaritas tersebut dengan nilai-nilai kearifan lokal yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Kepulauan Kei.

Ia menegaskan bahwa filosofi Ain Ni Ain harus terus dirawat sebagai kekuatan sosial masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan dan tantangan zaman.

“Satu orang membantu mungkin kecil, sepuluh orang membantu menjadi berarti. Namun, ketika semua masyarakat bergerak bersama, tidak ada persoalan yang terlalu berat untuk dihadapi. Inilah kekuatan orang Kei: Ain Ni Ain, Pela Gandong, saling memiliki satu sama lain,” tegasnya.

Menurutnya, budaya saling membantu bukan hanya menjadi warisan leluhur, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, terutama ketika masyarakat membutuhkan dukungan dan kepedulian bersama.

Apresiasi untuk Sinergi Lintas Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maluku Tenggara juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tual, jajaran pejabat daerah, DPRD, ASN dari Kota Tual dan Maluku Tenggara, serta seluruh panitia pelaksana yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Apresiasi khusus disampaikan kepada panitia di bawah pimpinan Luther W. Chaky yang dinilai mampu membangun sinergi lintas wilayah dalam sebuah kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat secara luas.

Kemeriahan konser semakin terasa dengan kehadiran sejumlah penyanyi dan musisi, di antaranya Novia Bachmid, Toton Caribo, Mitha Talahatu, Justin Aldrin, Wizz Baker, Kapten Hip Hop, DJ Panca, serta talenta lokal Eva Madrigal Singer dan Ebenhaezer.

Kehadiran para musisi tersebut bukan hanya menjadi daya tarik hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menghidupkan semangat kepedulian sosial masyarakat.

Hiburan Harus Berujung pada Manfaat Sosial

Thaher berharap semangat yang lahir dari konser amal tersebut tidak berhenti ketika lampu panggung dipadamkan.

Ia mengajak seluruh masyarakat agar menjadikan momentum tersebut sebagai pengingat bahwa persoalan sosial membutuhkan keterlibatan semua pihak.

Baginya, setiap bentuk kontribusi memiliki nilai, baik berupa uang, tenaga, waktu, keahlian maupun dukungan moral.

Karena itu, ia mengajak masyarakat menikmati hiburan dengan penuh sukacita, namun tetap menjaga tujuan utama kegiatan sebagai bagian dari aksi kemanusiaan.

“Semoga setiap donasi, partisipasi dan kebaikan yang disalurkan malam ini menjadi amal dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Maluku Tenggara dan Kota Tual,” ujarnya.

Landasan Nilai dan Tata Kelola Kegiatan

Secara prinsip, kegiatan sosial dan penggalangan bantuan seperti konser amal perlu dilaksanakan secara tertib, transparan, bertanggung jawab, serta menghormati ketentuan hukum yang berlaku.

Sejumlah kerangka hukum yang relevan antara lain Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1961 tentang Pengumpulan Uang atau Barang, ketentuan pelaksanaannya, serta regulasi daerah dan ketentuan perizinan yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan keramaian.

Apabila kegiatan melibatkan pengumpulan dana masyarakat, aspek perizinan, pencatatan penerimaan dan penggunaan dana, transparansi kepada publik, serta pertanggungjawaban hasil penggalangan menjadi hal penting untuk diperhatikan.

Sementara itu, penyelenggaraan kegiatan di ruang publik juga perlu memperhatikan aspek keamanan, ketertiban, keselamatan peserta, perizinan lokasi, pengaturan lalu lintas, serta koordinasi dengan aparat dan instansi terkait.

Prinsip tersebut sejalan dengan semangat kegiatan amal itu sendiri: bukan hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi memastikan setiap bentuk partisipasi masyarakat dapat dipertanggungjawabkan dan benar-benar memberikan manfaat.

Konser amal di Stadion Langgur akhirnya menjadi lebih dari sekadar malam hiburan. Di tengah sorotan lampu panggung dan lantunan musik, masyarakat Kepulauan Kei menunjukkan bahwa solidaritas masih menjadi kekuatan penting untuk membangun harapan bersama.

Ain Ni Ain bukan hanya slogan, tetapi nilai yang diuji melalui tindakan nyata: saling memiliki, saling membantu dan bergerak bersama ketika sesama membutuhkan.

Editor: Bruce Elang