Pasar Mimika Timur Bangkit, Pemkab Dorong Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Pesisir

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 13 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Pasar Mimika Timur Bangkit, Pemkab Dorong Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Pesisir

Pasar Mimika Timur Bangkit, Pemkab Dorong Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Pesisir

Raymon Tanser: Revitalisasi Pasar Harus Menjadi Awal Tumbuhnya Perdagangan dan Kesejahteraan Warga

MIMIKA Kabarsulselindonesia.web.id – Setelah bertahun-tahun terbengkalai dan kehilangan fungsinya sebagai pusat perdagangan, Pasar Mimika Timur kini memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten Mimika mulai menghidupkan kembali pasar tersebut melalui program revitalisasi yang diharapkan menjadi penggerak kebangkitan ekonomi masyarakat pesisir.13/07/2026

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat aktivitas perdagangan lokal, memperluas akses pemasaran hasil produksi masyarakat, sekaligus menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pesisir.

Kepala Distrik Mimika Timur, Raymon Tanser, S.Sos, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika atas perhatian serius dalam mengembalikan fungsi Pasar Mimika Timur yang selama bertahun-tahun tidak beroperasi secara optimal.

"Atas nama masyarakat Mimika Timur, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika yang telah membuka kembali Pasar Mimika Timur. Pasar ini sudah bertahun-tahun terbengkalai, namun kini telah direnovasi dan dipersiapkan untuk kembali melayani masyarakat," ujar Raymon Tanser.

Menurutnya, revitalisasi pasar tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata. Pasar harus benar-benar hidup melalui aktivitas perdagangan yang berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mengambil peran sesuai kewenangannya. Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan membangun pagar pasar, sementara Dinas Perhubungan tengah menyiapkan kepastian trayek angkutan umum guna mempermudah akses pedagang dan pembeli menuju lokasi pasar.

Pemerintah juga memperkuat aspek keamanan melalui koordinasi dengan aparat keamanan serta mengupayakan dukungan DPRK Mimika agar kawasan pasar tetap aman dan kondusif ketika mulai beroperasi.

Untuk meningkatkan aktivitas ekonomi sejak hari pertama operasional, pemerintah menyiapkan program penjemputan pedagang dari kawasan Pomako. Berbagai kebutuhan pokok, pakaian, hingga komoditas perdagangan lainnya akan dipasarkan dengan harga yang diupayakan tetap kompetitif dan tidak jauh berbeda dengan harga di Kota Timika.

Lebih dari sekadar pusat jual beli, Pasar Mimika Timur diproyeksikan menjadi ruang pemasaran bagi hasil pertanian, perikanan, dan peternakan masyarakat lokal. Dengan demikian, petani, nelayan, dan peternak memiliki akses pasar yang lebih luas serta peluang memperoleh nilai jual yang lebih baik.

Dalam mendukung pengembangan kawasan, Pemerintah Kabupaten Mimika juga merencanakan pembangunan Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) di sekitar pasar. Kehadiran fasilitas tersebut dinilai penting untuk mempercepat respons apabila terjadi kebakaran di wilayah Mimika Timur maupun Pomako yang selama ini terkendala jarak pelayanan dari pusat Kota Timika.

Raymon Tanser menegaskan bahwa kebangkitan Pasar Mimika Timur harus menjadi simbol kebangkitan ekonomi masyarakat pesisir. Keberhasilan revitalisasi ini nantinya tidak diukur dari megahnya bangunan pasar, tetapi dari ramainya aktivitas perdagangan, meningkatnya pendapatan pedagang, tumbuhnya usaha mikro, serta manfaat ekonomi yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Apabila seluruh program pendukung berjalan sesuai rencana, Pasar Mimika Timur berpotensi kembali menjadi jantung perekonomian kawasan pesisir sekaligus membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis: Gunawan F

Editor: Bruce Elang