Jelang Pelantikan, DPD KNPI Maluku Tenggara Gandeng Pemuda Lokal Gelar Pekan Olahraga 2026
Jelang Pelantikan, DPD KNPI Maluku Tenggara Gandeng Pemuda Lokal Gelar Pekan Olahraga 2026
Langgur Kabarsulselindonesia.web.id — Menjelang pelantikan kepengurusan DPD KNPI Maluku Tenggara yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026, semangat membangun ruang kreativitas dan prestasi pemuda mulai diperkuat melalui kegiatan olahraga.21/9/26
DPD KNPI Maluku Tenggara di bawah kepemimpinan Kace Ecep Ubro menggandeng sejumlah organisasi dan komunitas pemuda lokal untuk menggelar Pekan Olahraga Pemuda KNPI Maluku Tenggara Tahun 2026.
Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam pertemuan Ketua DPD KNPI Maluku Tenggara bersama para ketua pemuda lokal yang berlangsung di KDH Maluku Tenggara. Sejumlah perwakilan pemuda yang hadir antara lain dari Pemuda Langgur, Pemuda Pemda, Pemuda Perumnas, Pemuda Ohoijang, dan Pemuda Watdek.
Kelima wilayah tersebut dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika kehidupan sosial kepemudaan di kawasan ibu kota Kabupaten Maluku Tenggara.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya KNPI membangun kolaborasi dengan pemuda di tingkat lokal melalui kegiatan yang produktif, kompetitif, sekaligus menjadi ruang untuk menemukan potensi-potensi baru.
Dari eSports hingga Domino
Pekan Olahraga Pemuda KNPI Maluku Tenggara 2026 rencananya mempertandingkan sejumlah cabang dan kategori yang dekat dengan minat generasi muda saat ini.
Beberapa di antaranya adalah eSports PUBG, Mobile Legends, Free Fire, PlayStation 5, serta Domino/Gaplek.
Panitia menyiapkan total bonus hingga Rp20 juta bagi para peserta yang berhasil meraih prestasi dalam kompetisi tersebut.
Menariknya, pendaftaran peserta tidak dipungut biaya. KNPI memberikan kesempatan kepada pemuda Maluku Tenggara untuk mendaftarkan diri atau tim hingga 30 September 2026.
Ketua DPD KNPI Maluku Tenggara, Kace Ecep Ubro, mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata mengejar kompetisi dan hadiah, tetapi diarahkan sebagai sarana pencarian bakat serta pembinaan generasi muda.
Menurutnya, potensi pemuda Maluku Tenggara sangat besar, namun membutuhkan ruang kompetisi yang berkelanjutan agar kemampuan tersebut dapat berkembang.
“Ini menjadi ajang pencarian bakat dan bibit untuk menuju kompetisi yang lebih profesional seperti POPMAL dan PON. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pengurus cabang olahraga masing-masing agar pelaksanaan lomba tetap mengacu pada aturan yang telah ditetapkan,” ujar Kace Ecep Ubro.
Semangat Sumpah Pemuda dan Regenerasi
Pelaksanaan kegiatan ini juga ditempatkan dalam momentum menuju Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober.
Bagi KNPI Maluku Tenggara, momentum tersebut bukan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat kembali semangat persatuan, kreativitas, kepemimpinan dan prestasi generasi muda.
Hal tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, yang menempatkan penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan pemuda sebagai bagian penting dari pembangunan. UU tersebut juga mengatur mengenai organisasi kepemudaan, koordinasi dan kemitraan serta peran masyarakat dalam pelayanan kepemudaan.
Selain itu, pada 2026 pemerintah juga telah memberlakukan Permenpora Nomor 6 Tahun 2026 tentang Pelayanan Kepemudaan, yang antara lain mencakup pemberdayaan dan pengembangan organisasi kepemudaan serta prasarana dan sarana kepemudaan.
Dari sisi olahraga, kegiatan tersebut juga memiliki relevansi dengan UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, yang mengatur pembinaan dan pengembangan olahraga serta penyelenggaraan kejuaraan olahraga. UU tersebut menekankan pembinaan olahraga prestasi secara terencana, sistematis, terpadu, berjenjang dan berkelanjutan.
KNPI Ingin Menjadikan Ajang Tahunan
Kace Ecep Ubro menegaskan bahwa Pekan Olahraga Pemuda KNPI Maluku Tenggara tidak berhenti pada pelaksanaan tahun 2026.
Jika kegiatan perdana ini berjalan baik, KNPI berencana menjadikannya sebagai agenda tahunan dengan cakupan cabang olahraga yang semakin luas.
“Untuk tahun pertama kami mulai dengan beberapa mata lomba. Ke depan kami berharap bisa menambah cabang olahraga yang lebih populer seperti sepak bola, futsal dan cabang olahraga lainnya,” jelasnya.
Menurut Kace, pemberian ruang kepada pemuda merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.
Ia berharap pemuda tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi menjadi pelaku yang aktif melalui berbagai kegiatan positif.
“Semua Pemuda Harus Punya Ruang”
Kace mengakui masih terdapat keterbatasan kompetisi yang dapat menjadi wadah bagi pemuda untuk menguji dan mengembangkan kemampuan mereka.
Karena itu, KNPI, kata dia, ingin hadir bersama pemuda melalui kegiatan yang mampu membuka ruang bagi kreativitas, persahabatan dan prestasi.
“Saya sangat yakin dan optimistis pemuda-pemudi Maluku Tenggara mempunyai bakat dan potensi yang luar biasa di bidang olahraga. Hanya saja selama ini kompetisi masih minim sehingga mereka sulit mengembangkan potensi yang dimiliki.”
Ia menambahkan, KNPI akan berupaya konsisten membangun kolaborasi dengan organisasi pemuda dan komunitas lokal.
“Intinya, semua pemuda harus diberikan wadah dan kesempatan untuk meningkatkan minat dan bakat mereka agar bisa berkembang ke arah yang positif dan tidak terlibat dalam kegiatan-kegiatan negatif,” pungkasnya.
Dengan semangat Sumpah Pemuda, Pekan Olahraga Pemuda KNPI Maluku Tenggara 2026 diharapkan bukan sekadar pertandingan, tetapi menjadi titik awal membangun ekosistem kepemudaan yang lebih aktif, sehat, kompetitif dan berkelanjutan di Bumi Larvul Ngabal.
Editor: Bruce Elang

























Komentar via Facebook