Luis Fernando Soroti Mimika Center, Timika Smart City dan Teras Mimika: Anggaran Besar, Hasil Belum Terlihat, Jangan Sampai Uang Rakyat Berakhir Mubazir

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 26 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Luis Fernando Soroti Mimika Center, Timika Smart City dan Teras Mimika: Anggaran Besar, Hasil Belum Terlihat, Jangan Sampai Uang Rakyat Berakhir Mubazir

Luis Fernando Soroti Mimika Center, Timika Smart City dan Teras Mimika: Anggaran Besar, Hasil Belum Terlihat, Jangan Sampai Uang Rakyat Berakhir Mubazir

TIMIKA Kabarsulselindonesia.web.id – Tokoh muda Mimika, Luis Fernando, melontarkan kritik keras terhadap sejumlah program strategis Pemerintah Kabupaten Mimika, seperti Mimika Center, Timika Smart City, dan Teras Mimika. Menurutnya, ketiga program tersebut sejak awal digadang-gadang sebagai ikon kemajuan daerah, namun hingga kini manfaat nyatanya bagi masyarakat dinilai belum terlihat secara signifikan.27/07/2026

Luis Fernando mengatakan, besarnya anggaran yang telah dikucurkan untuk program-program tersebut seharusnya berbanding lurus dengan hasil yang dirasakan masyarakat. Namun, menurutnya, realisasi di lapangan justru memunculkan banyak tanda tanya.

 "Mimika Center, Timika Smart City, dan Teras Mimika memiliki judul yang bagus, tetapi output dan manajemennya terkesan amburadul. Padahal dana yang dikucurkan pada awal pelaksanaan program-program tersebut cukup besar. Hal ini menunjukkan lemahnya perencanaan sehingga berpotensi menjadi pemborosan anggaran," ujar Luis Fernando.»

Ia mencontohkan peluncuran Teras Mimika di Jakarta beberapa bulan lalu yang, menurutnya, dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, hampir seluruh kepala OPD, serta perwakilan pelaku UMKM. Menurut Fernando, kegiatan tersebut diperkirakan menghabiskan anggaran hingga miliaran rupiah.

Namun ia mempertanyakan manfaat konkret yang telah dihasilkan dari program tersebut.

 "Hasilnya sampai hari ini belum nampak. Untuk apa program besar dibuat kalau perencanaannya tidak matang? Produk unggulan apa yang sebenarnya dipasarkan? Kalau nanti produknya laris, apakah stok UMKM sudah siap memenuhi permintaan pasar? Semua itu membutuhkan kajian yang matang. Pemerintah seharusnya lebih dulu memperkuat kapasitas UMKM melalui pelatihan, peningkatan kualitas produk, pengemasan, dan pemasaran. Jangan hanya membuat program yang terdengar hebat, tetapi manfaatnya bagi masyarakat Mimika tidak dirasakan," tegasnya.»

Fernando menilai, keberhasilan sebuah program tidak cukup diukur dari seremoni peluncuran ataupun besarnya anggaran yang digunakan, melainkan dari dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM lokal.

Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Mimika melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program-program tersebut agar setiap penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Editor: Bruce Elang