Lengkap 100%! Dokumen Siap, 587 Jamaah Haji Maluku Siap Berangkat ke Tanah Suci

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 07 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Lengkap 100%! Dokumen Siap, 587 Jamaah Haji Maluku Siap Berangkat ke Tanah Suci

Ambon,KabarsulselIndonesia.web.id. Proses pelepasan jamaah haji Provinsi Maluku tahun 1447 H/2026 M berlangsung khidmat di Aula Asrama Haji Waeheru, Kamis (7/6/2026). Momen ini menjadi istimewa karena merupakan pelaksanaan perdana setelah Kementerian Haji dan Umrah resmi menjadi leading sektor penyelenggaraan ibadah haji, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 dan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2025.

Kepala Staf Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku, Djumadi Wali, S.Ag., M.H., menyampaikan laporan lengkap dalam acara yang dihadiri oleh Gubernur Maluku beserta jajaran pimpinan daerah, instansi vertikal, TNI/Polri, hingga tokoh masyarakat ini.

“Pemerintah memiliki kewajiban penuh untuk membina, melayani, dan melindungi jamaah sejak pendaftaran hingga kembali ke tanah air. Ibadah haji adalah rukun Islam kelima dan perjalanan spiritual paling agung, namun juga sangat kompleks karena melibatkan banyak pihak serta menuntut kesiapan fisik, mental, dan akhlak,” ungkap Djumadi.

-Total 587 Orang Diberangkatkan, Gunakan Maskapai Nasional

Secara rinci, keberangkatan tahun ini terbagi dalam dua kloter besar:

- Kloter 24: Berjumlah 388 jamaah ditambah 5 orang petugas, total 393 orang.

- Kloter 26: Berjumlah 191 jamaah ditambah 3 orang petugas, total 194 orang.

Menariknya, berbeda dengan tiga tahun sebelumnya yang menggunakan pesawat carteran, di bawah kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa, seluruh jamaah tahun ini akan diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia langsung dari Bandara Pattimura.

Satu hal yang menjadi perhatian, terdapat satu orang jamaah yang saat ini masih dalam perawatan rumah sakit. Panitia terus berdoa dan berharap kondisi beliau segera membaik sehingga bisa bergabung dan berangkat bersama rombongan.

-Jadwal Penerbangan

Rute perjalanan jamaah akan melalui embarkasi Makassar sebelum terbang menuju Arab Saudi:

Kloter 24

- Penerbangan 1: 8 Mei pukul 01.50 WIT, tiba Makassar 02.44 WITA

- Penerbangan 2: 8 Mei pukul 02.05 WIT, tiba Makassar 02.55 WITA

- Penerbangan 3: 8 Mei pukul 02.20 WIT, tiba Makassar 03.10 WITA

Dari Makassar, seluruh rombongan berangkat menuju Jeddah pada pukul 09.10 WITA dan diperkirakan tiba di Bandara King Abdul Aziz pukul 17.55 waktu Arab Saudi. Kloter ini dijadwalkan kembali ke tanah air pada 18 Juni 2026 pukul 20.20 WITA.

Kloter 26

- Penerbangan 1: 8 Mei pukul 14.10 WIT, tiba Makassar 15.00 WITA

- Penerbangan 2: 9 Mei pukul 14.25 WIT, tiba Makassar 15.15 WITA

Keberangkatan internasional dilakukan pada 9 Mei pukul 21.15 WITA dengan estimasi tiba di Jeddah pada 10 Mei pukul 06.00 waktu setempat. Kloter ini akan kembali ke Ambon pada 20 Juni 2026 pukul 07.35 WITA.

-Dokumen Lengkap, Tinggal Verifikasi Kesehatan

Djumadi memastikan seluruh kelengkapan administrasi jamaah telah 100 persen siap dan didistribusikan. Mulai dari paspor, visa, kartu Nusuk, hingga gelang identitas jamaah sudah berada di tangan masing-masing peserta. Saat ini, proses terakhir yang sedang berlangsung adalah pemeriksaan kesehatan oleh tim Balai Kesehatan Karantina untuk memastikan kelayakan terbang seluruh jamaah.

“Kami berharap semua dinyatakan sehat dan layak, sehingga proses perjalanan berjalan lancar melalui layanan wan top service yang telah disiapkan,” ujarnya.

-Pesan Penting untuk Jamaah

Sebagai pesan penutup, panitia mengingatkan seluruh jamaah untuk senantiasa menjaga kesehatan, mengatur pola makan, dan cukup beristirahat. Jamaah juga diminta untuk memprioritaskan ibadah wajib, menjaga nama baik Provinsi Maluku, serta mematuhi seluruh peraturan dan tata tertib yang berlaku di Tanah Suci.

Turut hadir dalam acara ini antara lain Kapolda Maluku, perwakilan Pangdam XV/Pattimura, Kajati Maluku, pejabat TNI AL dan AU, Sekda Provinsi, Wali Kota Ambon beserta jajaran kepala OPD, serta berbagai elemen pendukung penyelenggaraan ibadah haji.

(M.N)