YOWAN GEBRAK KESADARAN PUBLIK: JANGAN BIARKAN KETIDAKADILAN MENANG KARENA ORANG BENAR MEMILIH DIAM!
TIMIKA Papua Tengah, Kabarsulselindonesia.web.id | Tokoh Pemuda Mimika, Yohanis Wantik (Yowan), menyampaikan pesan moral yang menohok tentang pentingnya keberanian membela kebenaran dan melawan sikap diam di tengah persoalan ketidakadilan.
“Kejahatan akan menang ketika orang benar memilih diam!” 13/10/2026
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap lingkungan sosial tidak cukup diwujudkan melalui keluhan atau kritik semata. Diperlukan keberanian untuk menyampaikan fakta, mengawal persoalan publik, serta mendorong penegakan hukum secara bertanggung jawab.
DIAM TERHADAP KETIDAKADILAN, SIAPA YANG DIRUGIKAN?
Dalam kehidupan bermasyarakat, sikap diam dapat membuat persoalan tidak segera terungkap. Ketika masyarakat enggan menyampaikan informasi yang benar, sementara dugaan pelanggaran tidak dilaporkan melalui jalur yang semestinya, upaya mencari keadilan bisa menjadi semakin sulit.
Pesan Yowan mengajak masyarakat Mimika untuk tidak kehilangan keberanian dalam memperjuangkan kepentingan bersama. Kritik terhadap kebijakan, pengawasan terhadap pelayanan publik, serta keberanian melaporkan dugaan pelanggaran merupakan bagian penting dari kehidupan demokratis.
Namun, keberanian juga harus disertai tanggung jawab. Setiap tuduhan perlu didukung fakta dan bukti, sedangkan pihak yang dituduh tetap berhak mendapatkan perlakuan yang adil sesuai hukum.
KEBENARAN TIDAK BOLEH KALAH OLEH KETAKUTAN
Masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat sebagaimana dijamin dalam Pasal 28E ayat (3) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Hak untuk memperoleh dan menyampaikan informasi juga diatur dalam Pasal 28F UUD 1945.
Selain itu, Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 mengatur kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum, dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku.
Landasan tersebut menjadi pengingat bahwa suara masyarakat merupakan bagian penting dalam mengawasi jalannya kehidupan publik. Aspirasi yang disampaikan secara damai, berdasarkan fakta, dan melalui mekanisme yang sah patut menjadi bagian dari upaya memperjuangkan kepentingan bersama.
YOWAN: KEBERANIAN MORAL HARUS DIWUJUDKAN DALAM TINDAKAN
Pesan yang disampaikan Yowan menegaskan bahwa membela kebenaran bukan berarti bertindak tanpa pertimbangan. Sebaliknya, keberanian moral harus diwujudkan melalui kepedulian, keterbukaan, penyampaian fakta, dan kesediaan mengawal persoalan hingga memperoleh kejelasan.
Mimika membutuhkan masyarakat yang berani bersuara sekaligus bijak dalam bertindak. Kritik tidak boleh dibungkam oleh ketakutan, tetapi juga tidak boleh berubah menjadi fitnah atau penghakiman tanpa bukti.
Pada akhirnya, kebenaran membutuhkan keberanian untuk diungkapkan, keteguhan untuk diperjuangkan, dan tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap langkah tetap berada dalam koridor hukum.
Jangan biarkan ketidakadilan tumbuh karena semua orang memilih diam. Ketika mengetahui adanya dugaan pelanggaran, sampaikan fakta, gunakan jalur yang benar, dan kawal prosesnya secara bertanggung jawab.
Editor: Bruce Elang

























Komentar via Facebook