Dana Afirmasi Otsus Mimika Disorot, Pemerhati Nilai Perencanaan Lemah dan Penyerapan Anggaran Lambat
Dana Afirmasi Otsus Mimika Disorot, Pemerhati Nilai Perencanaan Lemah dan Penyerapan Anggaran Lambat
TIMIKA Kabarsulselindonesia.web.id – Pengelolaan Dana Otonomi Khusus (Otsus), khususnya Dana Afirmasi di Kabupaten Mimika, kembali menjadi sorotan. Pemerhati Pembangunan Otsus, Yohanes Wantik (Yowan), menilai lambatnya penyerapan anggaran menunjukkan masih lemahnya perencanaan dan pelaksanaan program yang seharusnya berpihak kepada masyarakat adat asli Papua.21/07/2026
Menurut Yowan, persoalan tersebut telah berulang kali disampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Mimika. Namun hingga kini, berbagai arahan yang diberikan dinilai belum mampu diterjemahkan secara maksimal oleh organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.
Ia mengatakan, proses perencanaan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) masih belum sepenuhnya mencerminkan kebutuhan riil masyarakat adat. Akibatnya, banyak program Dana Afirmasi Otsus tidak memiliki arah yang jelas dan realisasinya terus mengalami keterlambatan.
"Sudah berulang kali kami sampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati mengenai persoalan Dana Afirmasi Otsus. Perencanaannya belum representatif, programnya tidak terukur, dan penyerapan anggarannya selalu terlambat. Sangat disayangkan apabila dana yang diperuntukkan bagi masyarakat adat justru berakhir menjadi SILPA," ujar Yowan.
Ia juga mengingatkan bahwa keterlambatan realisasi anggaran tidak hanya menghambat pembangunan, tetapi berpotensi membuka ruang terjadinya penyimpangan apabila tata kelola tidak dibenahi secara serius.
Menurutnya, sangat ironis apabila Kabupaten Mimika yang memiliki kapasitas anggaran besar justru belum mampu mengoptimalkan Dana Afirmasi Otsus untuk menjawab kebutuhan dasar Orang Asli Papua (OAP). Dana yang seharusnya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, kata dia, tidak boleh terus mengendap hingga akhir tahun anggaran.
Karena itu, Yowan mendesak Pemerintah Kabupaten Mimika segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Otsus dengan melibatkan seluruh OPD terkait. Ia berharap sistem perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan program dapat dibenahi agar penggunaan Dana Afirmasi benar-benar terukur, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat adat di Kabupaten Mimika."pungkasnya

























Komentar via Facebook