Wujudkan Guru Sakti! Dindikbud Tual Bekali Pendidik Kemampuan Tulis Buku Ajar Pakai AI
TUAL,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Menjawab tantangan pendidikan di era digital, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual menggelar Workshop Penulisan Buku Ajar dengan Bantuan Artificial Intelligence (AI) di Aula Kantor Dinas Pendidikan, Jumat (16/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah untuk meningkatkan kompetensi sekaligus mewujudkan cita-cita lahirnya sosok "Guru Sakti" di kalangan pendidik setempat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual, Zein Nuhuyanan, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan, peningkatan kemampuan pedagogik dan profesionalisme guru harus terus diperkuat agar pembelajaran di kelas tetap inovatif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi yang bergerak sangat cepat.
“Workshop penulisan buku ajar berbantuan AI ini adalah langkah strategis. Kami ingin mendukung para guru agar mampu menghasilkan karya pembelajaran yang berkualitas dan memberikan dampak langsung serta positif bagi peserta didik,” tegas Zein Nuhuyanan.
Lebih jauh ia berharap, melalui pelatihan ini para pendidik tidak hanya sekadar menguasai teknologi, tetapi mampu menggunakannya untuk menciptakan materi ajar yang mutakhir. Tujuannya jelas: mewujudkan guru yang mampu beradaptasi, berinovasi, dan menjadi sosok andal atau "Guru Sakti" yang menjadi kebanggaan pendidikan Kota Tual.
Dalam kesempatan itu, Zein juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Andi Ridwan dan Maya Renuat selaku inisiator kegiatan. Menurutnya, kolaborasi semacam ini harus terus dikembangkan menjadi budaya kerja profesional. Guru dituntut untuk tidak lagi hanya berperan sebagai pengajar, melainkan bertransformasi menjadi kreator pembelajaran yang menghasilkan karya edukatif sesuai kebutuhan zaman.
Kegiatan yang diikuti oleh para pendidik dari berbagai satuan pendidikan di Kota Tual ini menghadirkan materi mendalam, mulai dari strategi penyusunan buku ajar yang baik, cara memanfaatkan kecerdasan buatan dalam merancang materi, hingga teknik menyajikan bahan ajar yang kreatif, efektif, dan mudah dipahami siswa.
Diharapkan, kegiatan ini akan melahirkan semakin banyak guru inovatif dan karya-karya buku ajar berkualitas. Hal ini sekaligus menjadi pendorong utama transformasi pendidikan di Kota Tual menuju sistem pendidikan yang maju, adaptif, dan profesional.
(RF)

























Komentar via Facebook