DUKUNG PENDIDIKAN VOKASI: WAKIL KETUA DPRD MALUKU DESAK PLN BERIKAN KEMUDAHAN & DISKON TAMBAH DAYA LISTRIK SMK

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 07 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

DUKUNG PENDIDIKAN VOKASI: WAKIL KETUA DPRD MALUKU DESAK PLN BERIKAN KEMUDAHAN & DISKON TAMBAH DAYA LISTRIK SMK

AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Wakil Ketua DPRD Maluku, Abdullah Asis Sangkala, menekankan permintaan tegas kepada PT PLN untuk memberikan kemudahan prosedur sekaligus keringanan biaya penambahan daya listrik bagi seluruh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Maluku. Langkah ini mutlak diperlukan agar proses belajar mengajar, khususnya kegiatan praktikum, dapat berjalan maksimal.

Permintaan resmi ini disampaikan langsung Sangkala dalam Rapat Kerja Penutupan Pansus Ranperda Insentif dan Kemudahan Investasi di Ruang Rapat Paripurna DPRD Maluku, Senin (6/7/2026), di hadapan perwakilan PLN, jajaran Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan.

-DAYA TERBATAS, SISWA TAK BISA PRAKTIK MAKSIMAL

Dijelaskan Sangkala, saat ini banyak SMK masih terpasang daya listrik standar yang sama dengan sekolah umum, padahal kebutuhan alat dan mesin praktik menuntut daya jauh lebih besar—bahkan hingga mencapai 20.000 VA. Kesenjangan ini menjadi penghambat serius bagi pendidikan kejuruan.

"Karena daya terbatas, peralatan dan mesin praktik tidak bisa dijalankan sepenuhnya. Akibatnya anak-anak kita di SMK kehilangan kesempatan berlatih secara maksimal. Bagaimana kita mau mencetak tenaga kerja andal dan siap pakai kalau fasilitas dasar saja belum memadai?" tegas Sangkala di hadapan peserta rapat.

-HARAPAN KEBIJAKAN KHUSUS: KEMUDAHAN DAN DISKON

Mengingat peran strategis SMK sebagai garda depan pencetak SDM terampil, Abdullah Asis Sangkala memohon perhatian istimewa dari manajemen PLN:

-Sederhanakan prosedur pengajuan penambahan daya bagi lembaga pendidikan

-Berikan keringanan biaya atau diskon khusus penyesuaian daya listrik untuk SMK se-Provinsi Maluku

"Investasi di bidang pendidikan adalah investasi masa depan Maluku. Kami berharap PLN dapat berpihak pada kemajuan generasi muda, sehingga fasilitas pendidikan vokasi di daerah ini benar-benar siap melahirkan tenaga kerja yang tidak hanya cerdas, tapi juga mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional," pungkasnya.

(M.N)