Idul Adha 1447 H: Pangdam XV/Pattimura Pimpin Penyembelihan 60 Sapi dan 18 Kambing, Sebarkan 5.000 Kupon Daging Qurban ke Masyarakat

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 27 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Idul Adha 1447 H: Pangdam XV/Pattimura Pimpin Penyembelihan 60 Sapi dan 18 Kambing, Sebarkan 5.000 Kupon Daging Qurban ke Masyarakat

AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Usai melaksanakan Sholat Ied Idul Adha 1447 Hijriah di Lapangan Olahraga Silang Maut (OSM), Kecamatan Nusaniwe, Ambon, Rabu (27/5/2026), Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto, beserta jajaran langsung memimpin prosesi penyembelihan hewan kurban. Momen suci ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI, sinergitas antarinstansi, dan kebersamaan dengan masyarakat luas.

Dalam wawancaranya, Pangdam XV/Pattimura mengungkapkan rasa syukur karena tahun ini jumlah hewan kurban yang berhasil dikumpulkan mencapai angka yang sangat besar, yakni 60 ekor sapi dan 18 ekor kambing. Hewan kurban ini berasal dari partisipasi para perwira, dukungan penuh dari unsur Forkopimda, Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, serta kontribusi luar biasa dari para mitra dan seluruh elemen masyarakat yang peduli.

"Alhamdulillah, jumlah ini sangat besar. Ini adalah hasil kerja sama, sumbangsih, dan kepedulian bersama. Mulai dari perwira, Forkopimda, pemerintah daerah, hingga kawan-kawan mitra yang ikut berpartisipasi membantu masyarakat Ambon. Harapan kami, daging kurban ini bisa dibagikan seluas-luasnya kepada mereka yang membutuhkan, sesuai dengan hak dan kategorinya masing-masing," ujar Pangdam.

Ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar ritual ibadah, melainkan wujud nyata dari semangat korps bhinneka Tunggal Ika dan komitmen menjadi prajurit yang bermanfaat bagi orang banyak.

"Menjadi prajurit yang bermanfaat bagi sesama adalah tujuan kami. Semoga langkah ini dicatat sebagai amal ibadah dan mendapatkan ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk kegiatan mulia ini," tambahnya.

-Sebar di 10 Titik, Sasar Warga Terdata & Masjid

Mengingat jumlah hewan yang cukup besar, panitia telah menyiapkan sistem pembagian yang tertib, merata, dan tepat sasaran. Sebanyak 5.000 kupon pembagian telah disebarkan ke masyarakat sejak hari sebelumnya. Pembagian dilakukan di 10 titik utama yang tersebar di wilayah Kota Ambon hingga ke kampung-kampung pinggiran.

"Kami pastikan semuanya terbagi habis. Daging akan dikemas dalam plastik dan diserahkan kepada warga yang memang sudah terdata by name by address, mereka yang benar-benar membutuhkan uluran tangan kita," jelas Pangdam.

Khusus di wilayah Kecamatan Nusaniwe, bantuan disalurkan secara khusus ke tempat ibadah. Sebanyak 15 ekor hewan kurban disumbangkan untuk 15 masjid yang ada di wilayah tersebut, agar keberkahan Idul Adha dapat dirasakan langsung oleh jamaah di lingkungan sekitar.

-Perkuat Solidaritas Antar Instansi & Prajurit

Lebih rinci, Pangdam menjelaskan pembagian hewan kurban tersebut tidak hanya untuk masyarakat, tetapi juga dalam rangka memperkuat kebersamaan internal dan sinergitas eksternal. Dari 60 ekor sapi yang ada di lokasi penyembelihan, sekitar 42 ekor diperuntukkan bagi prajurit, termasuk pasukan dari Batalyon baru yang tersebar di wilayah Ambon hingga Maluku Utara. Masing-masing satuan diberikan jatah untuk disembelih dan dikonsumsi bersama prajurit.

"Hubungan kita dengan Forkopimda pun kami wujudkan dalam bentuk saling berbagi. Kami berikan ke Forkopimda, Forkopimda pun berikan ke kami. Ini bentuk kebersamaan yang indah," ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Pangdam mengingatkan makna mendalam berkurban bagi seorang muslim. Menurutnya, berkurban bagi yang mampu adalah sunnah yang sangat dianjurkan, karena melalui ibadah ini seseorang akan semakin merasakan kasih sayang, kelembutan hati terhadap hewan, dan menjalankan perintah Allah serta sunnah Rasulullah SAW dengan cara yang paling sempurna.

"Bagi muslim yang sudah mampu, sangat dianjurkan berkurban karena itu lebih afdhal. Kita merasakan langsung makna pengorbanan, dan sekaligus melepaskan tanggung jawab kita sebagai hamba yang taat pada ajaran agama," pungkas Pangdam XV/Pattimura.

(M.N)