Lurah Otomona Perketat Pengawasan Penyaluran Bantuan Beras, RT Diingatkan Utamakan Keadilan bagi Warga
Lurah Otomona Perketat Pengawasan Penyaluran Bantuan Beras, RT Diingatkan Utamakan Keadilan bagi Warga
TIMIKA, Kabarsulselindonesia.web.id – Pemerintah Kelurahan Otomona memperkuat pengawasan terhadap penyaluran bantuan pangan berupa beras agar seluruh warga yang berhak menerima bantuan tanpa diskriminasi. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik di tingkat kelurahan.
Lurah Otomona, Farida, S.E., S.Sos, menegaskan bahwa keberhasilan penyaluran bantuan tidak hanya bergantung pada ketersediaan bantuan, tetapi juga pada integritas dan tanggung jawab setiap Ketua RT dalam mendistribusikan kupon kepada warga sesuai data yang telah ditetapkan.
"Kami meminta seluruh Ketua RT membagikan kupon secara adil dan merata kepada masyarakat yang berhak. Jangan sampai ada warga yang seharusnya menerima bantuan justru terlewat karena pembagian yang tidak sesuai aturan," tegas Farida.20/07/26
Menurutnya, seluruh mekanisme penyaluran telah diatur oleh pihak kelurahan dan wajib dipatuhi oleh seluruh RT. Apabila ditemukan adanya penyimpangan dalam pembagian kupon maupun bantuan, maka tanggung jawab sepenuhnya berada pada RT yang bersangkutan
Penyaluran bantuan kali ini menjangkau masyarakat di sembilan RT yang berada di wilayah Kelurahan Otomona. Selama proses berlangsung, pembagian berjalan tertib dengan melibatkan aparat kelurahan serta pengurus RT.
Salah seorang penerima bantuan, Mama Mey, warga asli Papua yang baru menetap di RT 2, mengaku bersyukur karena tetap memperoleh bantuan meski belum lama berdomisili di wilayah tersebut. Baginya, hal itu menjadi bukti bahwa pelayanan pemerintah tidak membedakan latar belakang masyarakat.
Hal serupa disampaikan Angelina, warga RT 9. Ia mengaku setiap program bantuan yang disalurkan melalui Kelurahan Otomona selalu diterima masyarakat secara baik dan merata, sehingga warga merasa diperhatikan oleh pemerintah.
Lurah Farida berharap penyaluran bantuan pangan tidak hanya mampu meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi bukti bahwa pelayanan publik harus dijalankan dengan prinsip transparansi, keadilan, dan akuntabilitas. Ia menegaskan tidak akan mentolerir praktik tebang pilih dalam setiap program bantuan yang menyangkut hak masyarakat.
Penulis: Gunawan F
Editor: Bruce Elang

























Komentar via Facebook