Pertemuan Keluarga Holath dan Tuatrean di Polres Maluku Tenggara Berlangsung Kondusif
Pertemuan Keluarga Holath dan Tuatrean di Polres Maluku Tenggara Berlangsung Kondusif
Maluku Tenggara, Tribunnusantara-web.id Pertemuan antara perwakilan Marga Holath dan Marga Tuatrean terkait kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia berlangsung aman dan kondusif di Mapolres Maluku Tenggara, Sabtu (25/4/2026).
Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIT tersebut digelar di Ruangan SPKT Polres Maluku Tenggara dan disaksikan langsung oleh Kasat Reskrim IPTU Zaenal, S.H.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari peristiwa penganiayaan yang terjadi pada Minggu, 19 April 2026, di Bandara Karel Satsuitubun Langgur. Dalam insiden tersebut, seorang korban dilaporkan meninggal dunia.
Sekitar 30 orang perwakilan keluarga dari kedua belah pihak hadir dalam pertemuan tersebut, termasuk keluarga inti korban serta tokoh dari masing-masing marga.
Dalam hasil kesepakatan bersama, kedua belah pihak menyatakan bahwa peristiwa tersebut merupakan masalah pribadi, bukan konflik antar marga. Mereka juga sepakat untuk menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.
Selain itu, kedua pihak berkomitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman serta tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu konflik lanjutan.
Para perwakilan keluarga juga menyatakan kesediaan untuk menyampaikan hasil kesepakatan tersebut kepada seluruh anggota keluarga, baik yang berada di wilayah Maluku Tenggara maupun di Kota Tual.
Dalam kesepakatan tersebut ditegaskan bahwa apabila di kemudian hari terdapat pihak-pihak yang mengatasnamakan warga atau kelompok tertentu dan melakukan tindakan yang bertentangan dengan hasil pertemuan, maka hal tersebut berada di luar tanggung jawab para pihak yang hadir dan menyepakati pertemuan.
Pertemuan berakhir pada pukul 14.19 WIT. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
"Elang"

























Komentar via Facebook