Touring Kebangsaan Malra: Pemerintah Turun, Rakyat Tak Boleh Ditinggalkan

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 15 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Touring Kebangsaan Malra: Pemerintah Turun, Rakyat Tak Boleh Ditinggalkan

Kabarsulsel-Indonesia.web.id. LANGGUR — Touring Kebangsaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Maluku Tenggara bukan sekadar perjalanan seremonial. Kegiatan ini ditegaskan sebagai gerakan untuk memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat hingga ke ohoi-ohoi.

Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, menegaskan bahwa touring tersebut merupakan pernyataan bahwa negara dan pemerintah harus hadir secara nyata, bukan hanya melalui laporan dan dokumen pemerintahan.

Menurutnya, rangkaian kegiatan juga dipadukan dengan Cek Kesehatan Gratis di 21 Puskesmas sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat. Ia mengajak warga memanfaatkan layanan tersebut untuk memeriksa kesehatan diri dan keluarga.

Lebih dari itu, touring menjadi momentum bagi pemerintah untuk melihat langsung kondisi jalan, ohoi, sekolah, fasilitas pelayanan, sekaligus mendengar suara masyarakat. Thaher menilai, laporan di atas meja penting, tetapi tidak dapat menggantikan pengamatan langsung pemimpin di lapangan.

“Pemimpin harus turun. Pemimpin harus melihat sendiri,” menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya melahirkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Touring Kebangsaan juga diarahkan untuk memberi dampak terhadap ekonomi masyarakat. Rombongan diharapkan singgah dan berbelanja di warung maupun pusat ekonomi desa sehingga hasil kebun dan laut masyarakat ikut bergerak dan perputaran uang menjangkau wilayah perdesaan.

Thaher menegaskan, semangat kemerdekaan tidak boleh berhenti di ibu kota kabupaten, tetapi harus menjangkau ohoi, pesisir, hingga wilayah terjauh.

Ia mengaitkan semangat tersebut dengan filosofi Ain Ni Ain—saling memiliki, berjalan bersama dan mencapai tujuan bersama tanpa meninggalkan siapa pun. Dalam pembangunan daerah, pemerintah, DPRD, aparat keamanan, dunia usaha, tokoh agama, tokoh adat, pemuda dan masyarakat dinilai memiliki peran yang sama penting.

“Setara, sejahterakan negeri—no one left behind,” menjadi semangat yang dibawa dalam Touring Kebangsaan tersebut.

Kegiatan itu sekaligus menjadi pesan bahwa pembangunan Maluku Tenggara harus bergerak bersama, dengan tujuan akhir menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Touring Kebangsaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 di Kabupaten Maluku Tenggara kemudian secara resmi dinyatakan dimulai oleh Bupati M. Thaher Hanubun.

(Elang)