Kuasai Teknologi dan AI, Kunci Guru Ambon Tingkatkan Mutu Pendidikan

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 10 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Kuasai Teknologi dan AI, Kunci Guru Ambon Tingkatkan Mutu Pendidikan

Ambon,Kabarsulse-Indonesia.web.id. Pemerintah Kota Ambon menyambut baik Roadshow Sosialisasi Program “Terpujilah Guru” yang digelar Telkomsel. Kegiatan ini dinilai menjadi langkah strategis mempersiapkan para pendidik menghadapi tantangan zaman, termasuk memahami dan memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengapresiasi Telkomsel yang menjadikan Ambon sebagai lokasi kegiatan, sekaligus menegaskan bahwa inti dari program ini adalah peningkatan kapasitas guru.

“Berbagai manfaat ditawarkan, namun yang paling utama adalah bagaimana guru terus mengasah kemampuan. Sebab, kualitas pendidikan sangat bergantung pada kualitas pendidiknya,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa sarana prasarana dan kurikulum yang baik saja tidak cukup. “Jika gurunya kompeten, hebat, dan terus berkembang, maka peserta didik pun akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter,” tegasnya.

-Guru Harus Melek Teknologi, Jaga Nilai Budaya

Di era digital yang serba cepat ini, Wali Kota mengingatkan pentingnya literasi teknologi. AI dan kemajuan informasi memberikan banyak kemudahan, namun di sisi lain membawa risiko seperti penyebaran informasi palsu dan pergeseran nilai.

“Guru wajib memahami teknologi, termasuk AI. Tujuannya agar bisa membimbing siswa memanfaatkannya secara positif, sekaligus menjadi benteng agar nilai budaya dan karakter bangsa tidak tergerus arus globalisasi,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kesenjangan akses teknologi yang masih terjadi di wilayah kepulauan. Meski Ambon sudah terjangkau jaringan internet merata, kondisi di pulau-pulau lain masih membutuhkan perhatian. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan digital guru menjadi solusi agar kualitas pendidikan dapat merata.

“Kami berharap para guru dapat menyerap ilmu dalam kegiatan ini, lalu menerapkannya langsung di sekolah masing-masing. Semoga langkah ini membawa perbaikan nyata bagi dunia pendidikan di Ambon dan Maluku secara keseluruhan,” pungkasnya.

(M.N)