MAPAMDA Maluku 2026 Resmi Dibuka di Maluku Tenggara

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 08 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

MAPAMDA Maluku 2026 Resmi Dibuka di Maluku Tenggara

 

MAPAMDA Maluku 2026 Resmi Dibuka di Maluku Tenggara

Bupati Thaher Hanubun: Air Bersih adalah Hak Asasi dan Investasi Kemanusiaan

Langgur, Kabarsulselindonesia.web.id – Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum Daerah (MAPAMDA) Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Maluku Tenggara, Drs. H. Muhamad Thaher Hanubun, M.Si, di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat PERPAMSI Drs. H. A. Teddy Setiabudi, M.T, Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam, perwakilan Pemerintah Kota Tual, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, jajaran Perumda Air Minum se-Maluku, serta tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Thaher Hanubun menegaskan bahwa penyediaan air bersih bukan sekadar pelayanan publik, tetapi merupakan hak asasi manusia yang harus dipenuhi oleh pemerintah.

"Air bersih adalah hak asasi manusia sekaligus investasi kemanusiaan yang berdampak langsung terhadap kesehatan, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat," tegas Bupati.

Ia juga menyampaikan bahwa Perumda Air Minum Tirta Evav Sejahtera Kabupaten Maluku Tenggara telah menunjukkan peningkatan kinerja hingga berhasil meraih predikat PDAM Sehat, sebagai bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan air minum kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum PERPAMSI Teddy Setiabudi menyampaikan bahwa organisasi terus mendorong lahirnya Undang-Undang Air Minum dan Sanitasi sebagai payung hukum yang kuat bagi seluruh perusahaan air minum di Indonesia.

Melalui pelaksanaan MAPAMDA Maluku 2026, diharapkan lahir berbagai keputusan strategis yang mampu memperkuat sinergi antar-BUMD Air Minum serta meningkatkan pelayanan air bersih yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan bagi masyarakat di Provinsi Maluku.

Editor: Bruce Elang