Bupati Hanubun Sidak Mendadak Sejumlah OPD: ASN Jangan Hanya Hadir, Tetapi Harus Bekerja untuk Rakyat
Bupati Hanubun Sidak Mendadak Sejumlah OPD: ASN Jangan Hanya Hadir, Tetapi Harus Bekerja untuk Rakyat
Langgur, Kabarsulselindonesia.web.id – Bupati Maluku Tenggara, Drs. H. Muhammad Thaher Hanubun, kembali menunjukkan komitmennya dalam membenahi disiplin birokrasi dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (17/06/2026).
Sidak tersebut menyasar BKPSDM, BAPENDA, Dinas Perikanan, Dinas Pariwisata, serta Badan Perbatasan. Bupati bahkan hadir beberapa menit sebelum apel pagi dimulai dan langsung mengambil alih apel guna memastikan tingkat kehadiran, kedisiplinan, serta kesiapan aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Hanubun menyampaikan pesan keras bahwa era birokrasi yang hanya mengandalkan kehadiran tanpa menghasilkan kinerja nyata harus ditinggalkan. Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut memiliki integritas, etos kerja, dan rasa tanggung jawab terhadap amanah yang diberikan oleh rakyat.
“Saya ingin memastikan pegawai tidak sekadar mengisi daftar hadir, tetapi benar-benar hadir dengan pikiran, dedikasi, dan tanggung jawab untuk melayani masyarakat,” tegas Bupati.
Menurutnya, disiplin adalah pondasi utama untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, efektif, dan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. Karena itu, tidak boleh ada lagi budaya kerja yang lamban, menunda pekerjaan, atau mengabaikan kewajiban sebagai pelayan publik.
Sidak tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara akan terus memperketat pengawasan terhadap kinerja aparatur. Setiap OPD dituntut bekerja secara profesional, transparan, dan berorientasi pada hasil yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Bagi Bupati Hanubun, ukuran keberhasilan pemerintah bukan semata-mata banyaknya kegiatan administratif yang dilakukan, melainkan seberapa besar kehadiran pemerintah mampu memberikan manfaat, solusi, dan pelayanan yang cepat kepada masyarakat Maluku Tenggara.
Langkah sidak ini juga menjadi peringatan bahwa reformasi birokrasi harus dimulai dari hal paling mendasar: disiplin, tanggung jawab, dan kesadaran bahwa setiap ASN digaji untuk mengabdi kepada rakyat.
Editor: Bruce Elang

























Komentar via Facebook