Ditemukan Janin Perempuan 7 Bulan Terapung di Pantai Belakang Asrama Den Zipur 5 Ambon, Langsung Dimakamkan

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 07 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Ditemukan Janin Perempuan 7 Bulan Terapung di Pantai Belakang Asrama Den Zipur 5 Ambon, Langsung Dimakamkan

AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Sebuah janin berjenis kelamin perempuan, diperkirakan berusia sekitar tujuh bulan, ditemukan terapung di bibir pantai belakang Asrama Den Zipur 5 Ambon, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIT. Lokasi kejadian berada di Kompleks Pohon Mangga, Negeri Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon. Janin yang masih lengkap dengan ari-ari tersebut dalam kondisi meninggal dunia saat ditemukan.

Kronologi Penemuan

Berdasarkan keterangan Bapak Roni Sudiharto (49 tahun), warga setempat yang bekerja sebagai Security Balai Bahasa Provinsi Maluku, ia hendak berangkat ke Pasar Negeri Rumah Tiga ketika melihat sesosok janin terapung di tepi pantai. Ia segera melaporkannya kepada warga sekitar dan menghubungi Call Center 110.

-Pukul 10.25 WIT — Personil Polsek Teluk Ambon yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Teluk Ambon, Iptu Restu H. Purba, S.H., M.H. tiba di TKP dan segera mengangkat janin tersebut ke dalam mobil patroli.

-Pukul 10.15 WIT — Janin dibawa ke Ruang Pemulasaran Jenazah RS Bhayangkara Ambon untuk pemeriksaan luar. Hasil pemeriksaan: panjang 11 cm, lebar 3,5 cm, diperkirakan usia kehamilan ± 7 bulan.

-Pukul 11.45 WIT — Jenazah janin dibawa ke TPU Dusun Taeno Bawah, Negeri Rumah Tiga, untuk dimakamkan.

-Pukul 13.36 WIT — Proses pemakaman selesai, dipimpin oleh Imam Masjid Al Kadir Dusun Taeno Bawah, didampingi Kapolsek Teluk Ambon.

Langkah Kepolisian  dan Dugaan Sementara

Pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah cepat: menerima laporan, turun ke TKP, mengamankan janin, membawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan, hingga mengkoordinasikan tempat pemakaman.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan luar dan kondisi penemuan, diduga kuat janin tersebut merupakan hasil hubungan di luar nikah yang kemudian dibuang ke pesisir pantai oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Polisi masih menelusuri identitas pihak yang membuang janin tersebut.

(M.N)