HIMA KOSGORO 1957 Semprot Keras Musda IX KNPI Maluku Tenggara: Jangan Jadikan Organisasi Pemuda Sebagai Pasar Transaksi Kepentingan
HIMA KOSGORO 1957 Semprot Keras Musda IX KNPI Maluku Tenggara: Jangan Jadikan Organisasi Pemuda Sebagai Pasar Transaksi Kepentingan
Langgur Kabarsulselindonesia.web.id — Himpunan Mahasiswa Kosgoro 1957 melontarkan kritik keras terhadap jalannya Musyawarah Daerah (Musda) IX KNPI Maluku Tenggara yang hingga kini dinilai belum menunjukkan arah perubahan yang nyata.
Mereka mengingatkan agar Musda tidak kembali terjebak pada pola lama yang selama ini menjadi penyebab melemahnya marwah organisasi kepemudaan. KNPI, sebagai rumah besar pemuda, dinilai tidak boleh diperalat menjadi arena perebutan kekuasaan, transaksi kepentingan, apalagi praktik politik uang yang mencederai nilai demokrasi.17/06/2026
“Jangan jadikan Musda sebagai ajang cari uang dan panggung kepentingan segelintir orang. KNPI dibangun sebagai ruang perjuangan, tempat melahirkan gagasan, karakter, dan kepemimpinan pemuda, bukan tempat berburu keuntungan,” tegas pernyataan HIMA Kosgoro 1957.
Menurut mereka, sudah dua hari setelah pembukaan Musda IX, publik pemuda Maluku Tenggara masih menunggu kepastian arah dan hasil dari forum tersebut. Keterlambatan dan dinamika yang terjadi menjadi alarm bahwa tata kelola organisasi harus segera dibenahi secara serius.
HIMA Kosgoro 1957 menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan KNPI harus lahir dari kompetisi gagasan dan rekam jejak pengabdian, bukan ditentukan oleh kekuatan modal, lobi-lobi tertutup, maupun permainan kepentingan.
“Jika pola lama terus dipelihara, maka jangan salahkan jika KNPI semakin kehilangan kepercayaan generasi muda. Organisasi ini akan menjadi besar apabila dijalankan dengan integritas, bukan dengan praktik yang hanya menguntungkan kelompok tertentu,” tegas mereka.
Kritik tersebut menjadi peringatan keras bagi panitia, peserta, dan seluruh elemen KNPI Maluku Tenggara agar menjadikan Musda IX sebagai momentum pembenahan, bukan sekadar pergantian kepengurusan tanpa perubahan.
Musda harus melahirkan pemimpin yang berani membawa KNPI kembali ke jalur perjuangan pemuda: kritis terhadap persoalan rakyat, independen terhadap kepentingan sempit, dan hadir sebagai kekuatan sosial yang diperhitungkan di tengah masyarakat.
Editor : Bruce Elang

























Komentar via Facebook