Thaher Hanubun Tegaskan FPMK 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Ekonomi Masyarakat Kei

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 25 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Thaher Hanubun Tegaskan FPMK 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Ekonomi Masyarakat Kei

Thaher Hanubun Tegaskan FPMK 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Ekonomi Masyarakat Kei

MALUKU TENGGARA, Kabarsulselindonesia.web.id  — Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, menegaskan bahwa Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2026 harus menjadi momentum strategis untuk menggerakkan ekonomi rakyat, memperluas peluang usaha, dan memperkuat sektor pariwisata daerah.

Pesan tersebut disampaikan dalam acara puncak FPMK 2026 di Pantai Ngurbloat (Pasir Panjang), Maluku Tenggara, Sabtu (24/10/2026).

Thaher menekankan bahwa keberhasilan festival tidak cukup diukur dari kemeriahan panggung dan seremoni. Ukuran yang lebih penting adalah manfaat yang dirasakan masyarakat, mulai dari peningkatan penjualan kuliner lokal, cenderamata dan batik Kei hingga peluang usaha bagi penginapan, transportasi, serta jasa pemandu wisata.

Menurutnya, pariwisata harus menjadi sektor yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, bukan sekadar agenda tahunan yang ramai ketika acara berlangsung.

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat ohoi, pelaku UMKM, kelompok seni, sekolah, dan pelaku wisata dalam rangkaian kegiatan FPMK. Partisipasi tersebut diharapkan memperkuat identitas budaya Kei sekaligus membuka ruang ekonomi yang lebih luas bagi warga.

Selain promosi wisata, Bupati mengingatkan bahwa keindahan alam dan kelestarian lingkungan harus menjadi prioritas dalam pengembangan destinasi maupun penerimaan investasi. Laut yang jernih, pantai berpasir putih, dan kearifan lokal merupakan aset yang perlu dijaga untuk kepentingan generasi mendatang.

Pesan utama FPMK 2026 pun menjadi jelas: kemeriahan festival harus berjalan seiring dengan manfaat ekonomi, pelestarian budaya, dan perlindungan lingkungan.

Ke depan, tantangan pengembangan pariwisata Maluku Tenggara adalah memastikan peluang yang tercipta dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Dengan demikian, FPMK tidak hanya memperkenalkan pesona Kepulauan Kei kepada dunia, tetapi juga memperkuat usaha lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Editor: Bruce Elang